Showing posts with label Hypnotherapy. Show all posts
Showing posts with label Hypnotherapy. Show all posts

Saturday, March 10, 2012

WARNA AURA


Misalkan Anda akan menjual barang-Anda berharap. Anda menunggu saat yang tepat untuk memutuskannya. Anda akan memancing lawan jenis Anda. Anda sedang menunggu kesempatan terbaik supaya ia menerima saran Anda dengan ramah dan terbuka.

Anda bisa menentukan saat-saat baik seperti di atas bila Anda dapat melihat aura manusia. Orang-orang metafisik bertingkat tinggi dapat melihat aura. Aura ini bentuknya seperti awan yang terdiri atas sinar setebal beberapa sentimeter dari permukaan badan dan dapat berubah warnanya setiap waktu.

Warna pada aura itu menunjukkan keadaan orang yang memilikinya:
* Merah
Emosi tinggi. Orangnya sedang marah atau sedang bernafsu seks.
* Orange
Cenderung suka bergaul. Suka bekerja bersama orang lainn. Mencari perlindungan dalam aktifitas kelompok.
* Kuning
Seorang cerdas/intelek. Lebih menyukai pekerjaan mental daripada melakukan pekerjaan fisik.
* Hijau
Ketenangan, dengan kekuatan. Ini merupakan warna materialisme - mencari kekayaan dan memperhatikan kesehatan.
* Biru
Warna spiritual, biasanya menunjukan orang yang hati-hati dan baik budi.
* Ungu
Akhir warna dari spektrum ini menunjukkan adanya misteri dalam dirinya. Ini adalah orang filsuf, penyair, dan pengkhayal kosong.

7 Merancang GOAL


“Kesuksesan berawal dari mimpi”. Seringkali kita mendengar perkataan tersebut. Benarkah demikian? Banyak yang salah kaprah sehubungan dengan perkataan tersebut, kita bermimpi untuk mencapai sesuatu akan tetapi kita tidak memiliki peta untuk menuju ke sana. Lalu peta apakah yang dapat mengantar kita kesana? Jawabannya adalah Goal (tujuan).

Goal seperti peta harus lengkap, tertulis dan focus. Melalui artikel ini saya akan memandu langkah demi langkah untuk membuat sebuah peta menuju mimpi Anda.

Langkah 1. Pastikan Goal tersebut adalah sesuatu yang diinginkan, bukan hanya sekedar terdengar luar biasa dan pastikan Goal tersebut sesuai dengan nilai dan kepercayaan Anda.

Langkah 2. Pastikan Goal satu dengan yang lainnya tidak berbenturan.

Langkah 3. Buat sebuah Goal yang akan memberikan pengaruh baik kepada semua aspek kehidupan Anda.

Langkah 4. Tulis Goal Anda dengan tulisan positif. Tulis semua yang Anda inginkan bukan yang Anda tidak inginkan. Apa yang ditulis oleh Anda akan berupa instruksi kepada pikiran bawah sadar Anda dan pikiran tersebut tidak membedakan mana perkataan baik atau buruk dan hanya menerima perintah saja. Semakin positif Goal nya maka akan mendapat hasil yang lebih positif.

Langkah 5. Tulis Goal Anda secara lengkap, tertulis dan fokus. Semakin lengkap dan fokus Goal Anda maka pikiran bawah sadar Anda akan lebih mudah menerima dan mengerti tujuan yang Anda inginkan.

Sebagai contoh Anda bisa bandingkan, pejamkan mata dan saya ingin Anda bayangkan mobil maka akan begitu banyak mobil yang terlintas dalam pikiran Anda dan kedua saya bekata Anda bayangkan sebuah mobil sedan warna silver dengan bentuk yang elegant dan pada saat Anda membuka pintunya terlihat kemudi dan kursi berbalut kulit warna coklat muda lalu terdengar suara mobil nya yang halus dan rasakan Anda berada dalam mobilnya begitu nyaman. Apakah Ada perbedaan? Itulah pikiran bawah sadar Anda.

Langkah 6. Arahkan senapan Anda ke bulan, kalaupun meleset minimal Anda menembak bintangnya. Pastikan Goal Anda cukup tinggi Anda raih.

Langkah 7. Tulis Goal Anda. Langkah yang terpenting adalah tulis Goal Anda. Dan apabila ada perubahan dalam Goal Anda pastikan kembali 7 langkah sudah dilalui dengan baik.

Selamat membuat peta menuju sukses Anda.

JADI JUARA


Menjadi Juara bukanlah memenangkan sebuah kompetisi ataupun mengalahkan yang lain...Menjadi Juara adalah MEMBERIKAN yang terbaik sehingga menjadi bermanfaat bagi siapa saja..
Program JADI JUARA merupakan sebuah metode pembentukan pola pikir positif bagi siapa saja, profesi apa saja dan dimana saja..selama bisa memberikan yang TERBAIK.

Program ini menggunakan pendekatan Hypnosis, dengan cara mendefragmnent file file dalam otak sehingga tersusun rapi kemudian menghapus file file yang dianggap tidak perlu..dengan demikian akan tersusun file rapi dan diperlukan dalam membentuk program JADI JUARA..

mari sama sama kita sadari, bahwa dengan menJADI JUARA bukanlah berbicara tentang persaingan, menang kalah NAMUN berkaitan dengan MEMBERIKAN YANG TERBAIK..

Jika kita tau siapa diri kita,darimana berasal,untuk apa hidup didunia,setelah itu mau kemana lagi melangkah/melanjutkan hidup,rasanya jika tiap diri ini sadar akan semua hal itu tak akan banyak kita temui keluh kesah dalam menjalani kehidupan ini.

Kehidupan ini sendiri adalah pemberian dari Sang Maha Pemberi. Saat kita dilahirkan ke dunia ini, kita pun mendapat pemberian kasih sayang dari orang tua. Bayangkan jika kita lahir tanpa ada orang yang memberi kasih sayang itu, niscaya kita tak kan ada sampai saat ini. Semua hal yang kita manfaatkan dalam hidup ini adalah pemberian(taken for granted). Apa yang diberikan itu tanpa pamrih. Tanpa mengharap balasan.
Saat ini kita telah dewasa, atau lebih dari kata dewasa itu sendiri. Sudah saatnya untuk tidak hanya menerima, tapi memberi. Memberi apa yang kita punya dan kita sanggup untuk memberikannya. Tidak perlu muluk-muluk, hal-hal yang sederhana saja. Memberikan senyuman ke orang yang berpapasan dengan kita, memberikan kasih sayang dan perhatian ke orang tua kita. Membuatkan minuman mungkin, memberikan salam saat pergi ataupun pulang, atau juga memberikan ciuman di tangan beliau.

Adanya kehidupan kita saat ini tidaklah secara tiba-tiba, dan tidaklah dengan sendirinya tanpa ada tanpa campur tangan orang lain. Orang-orang disekeliling kita sangat berperan akan keberadaan kita. Tapi mengapa banyak yang tidak menyadarinya? Oleh karenanya, saatnya untuk memberi.

Banyak hal yang ingin kita capai,seperti pekerjaan,cita-cita,jodoh kita dan lain sebagainya,sebelum kita dapatkan harus ada perjuangan, yakni tenaga ,pikiran dan waktu. Ada pepatah berilah, maka kau akan menerima lebih. Hal ini bukan berarti apa yang dilakukan adalah berpamrih, mengharapkan imbalan. Memberi merupakan tolak ukur kesadaran dan keikhlasan. Jika memberi dengan diiringi keinginan untuk suatu balasan, dan penerima pun mengabulkannya, maka itu bukanlah pemberian yang utuh. Namun sebuah negosiasi. Negosiasi berkutat antara untung dan rugi. Bukan lagi mendasarkan pada hati nurani.

Setiap pemberian pasti ada balasannya, akan dilipat gandakan. Jika anda tidak percaya, cobalah dan lakukanlah. Lihat dan hitunglah dengan objektif. Balasan itu tidak hanya berupa nominal angka mata uang, tidak juga barang, namun juga bisa berupa hadirnya kesempatan, terjaganya kesehatan, bertambahnya ilmu pengetahuan dan masih banyak lagi manfaat yang didapatkan. Belum lagi bertambahnya pahala.

Jika tiap orang sadar dan faham arti memberi ini,mungkin tidak akan kita temukan istilah pelit, sengsara atau miskin. tiap orang yang sadar hidupnya adalah pemberian akan memberikan lagi kepada orang lain baik itu moril atau materil. Kembali kepadanya dalam bentuk lain, sehingga seperti sebuah siklus..

JADIlah JUARA agar kita mampu memahami makna dari MEMBERI..

Thursday, March 8, 2012

Neuro-Modelling



Neuro-Modelling
by : Andreas Pasolympia, CI CT.NNLP
www.sangpemenang.com
(Certified Instructor of Hypnotherapy and NeoNLP) 

Sobat ajaib sekalian, pernahkah sobat ingin sekali memiliki proses belajar yang cepat dan tak terbayangkan ?
Ingin menyerap materi di kelas dengan begitu cepatnya dan paham apa esensinya di balik itu..

Atau.. ingin meng-"copy" kemampuan yang dimiliki orang lain untuk kemudian dilatih dan dijadikan sebagai kemampuan kita ?
Misalnya ingin belajar main gitar, belajar menyanyi, belajar Yoga, belajar dansa, atau belajar menjadi public speaker yang mempesona audience seperti Bung Karno ?

Ya !! seperti teknologi komputer yang kini semakin canggih.. demikian pula penemuan-penemuan dalam teknologi pikiran pun semakin maju, dan Anda, sobat ajaib sekalian.. dapat menikmatinya dalam tulisan ini.. serta menjadikannya berkah bagi kehidupan Anda sehari-hari..

Sadarkah Anda, saat Anda balita, anda begitu cepat menyerap berbagai kemampuan dan informasi, kemampuan makan, kemampuan berjalan, dan kemampuan lainnya yang kini mungkin sudah anda lakukan secara otomatis, namun kemampuan ini menjadi berkurang sekali ketika dalam pertumbuhannya kita dihadapkan pada sistem pendidikan yang menekankan pada area akal dan logika..

Ahh.. pasti Anda sudah tak sabar lagi untuk belajar, bagaimana sih langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakses kemampuan belajar yang sangat cepat yang sebenarnya sudah Anda miliki sejak kecil, untuk Anda gunakan.. Sekarang.. belajar skills-skills menyenangkan yang Anda inginkan..

Langkah ini didasarkan atas teori yang akan saya cantumkan dibawah, yang saya simpulkan dari berbagai sumber yang nanti akan saya sebutkan, bagi sobat ajaib yang tak ingin mendalami teorinya, cukup lakukan langkah yang disajikan diawal saja..

PERHATIAN :

*Jangan takut salah, Anda belajar secara rileks saja, itu sudah dapat dikatakan proses
 "percepatan belajar" yang berhasil (Step 2), jadi lakukanlah dengan rileks dan ikhlas..

Yukk.. kita coba :

1.Pertama, siapkan dulu seseorang, atau video yang ingin Anda "copy" kemampuannya, bisa teman Anda, dosen atau guru Anda.. atau orang-orang disekitar Anda yang memiliki kemampuan tertentu.. untuk memudahkan.. kita sebut orang / video yang ingin Anda serap skillsnya adalah Mister X..

2.Posisikan pandangan Anda secara lembut.. pandang secara lembut.. rileks.. mata agak menyipit.. sedemikian lembutnya hingga Anda merasa sangat nyaman.. dan santai, lalu tandai pandangan Anda yang mulai melebar.. sehingga Anda selain dapat melihat kedepan, fokus penglihatan Anda menjadi luas.. dan bisa melihat apa yang ada di bagian kiri dan kanan objek.. untuk mempermudah bisa Anda bayangkan ada apel diatas kepala Anda.. dan lihatlah dunia melalui apel itu.. :)

Pandangan mata ini disebut soft view, dan ini dapat membuat Anda menyerap pelajaran dengan lebih baik di kelas, membuat Anda rileks dan santai.. sehingga Anda dapat berada dalam kondisi belajar (Hakalau State) yang begitu nyaman.. (untuk dasar teori akan dijelaskan dibawah)

3.Niatkan untuk menyerap kemampuan / pelajaran yang Anda ingin serap.. dan katakan pada diri, misalnya"Saya berniat untuk menyerap kemampuan menyanyi dari Mister X"
 Santai dan Rileks, jangan terlalu serius.. posisikan sikap mental Anda, dengan kondisi yang Ikhlas.. Pasrah.. dan Biarkan mengalir saja begitu Indahnya.. Nikmati saja.. lihatlah tanpa menilai.. dan kalau perlu, tersenyumlah dalam rasa syukur Anda.. dan rasakan seolah-olah Anda adalah Mister X, bayangkan dan rasakan saja Anda adalah Mister X tersebut yang sedang Anda pandang.. yang sedang melakukan aktivitas didepan Anda.. niatkan saja.. dan rasakan apa yang mister X rasakan..

4.Rasakan dan biarkan jika otot-otot kecil dalam tubuh Anda bergerak, nikmati saja pergerakan otot-otot kecil Anda, mungkin akan terasa sedikit pergerakan dan sedikit sensasi dalam otot Anda, itu pertanda yang bagus.. yang disebut Micro-Muscle Movement..

5.Setelah beberapa saat, lihat kearah lain untuk me-refresh pikiran Anda.. lalu lakukan lagi langkah diatas seperlunya.. sejatinya, jika Anda sudah beberapa kali latihan, keempat langkah diatas akan Anda lakukan secara cepat dan ga pake lama..

6.Jika sudah, tutup mata.. bayangkan Anda sedang duduk di kursi.. dan lihat diri Anda yang telah berhasil menyerap skills tersebut, lihat dan rasakan bahwa Anda telah berhasil melakukan skills tersebut, perjelas gambar dalam pikiran Anda.. lalu sekarang bayangkan yaitu Anda melihat diri Anda yang duduk di kursi, yang didepannya ada Anda yang sedang melakukan skills yang Anda inginkan..  Nikmati keadaan itu.. dan jika sudah, bayangkan kembali masuk kedalam diri Anda yang sedang melakukan skills itu.. dan rasakan pada tubuh Anda..

7.Selamat !! Anda telab berhasil men-duplikasi skills yang Anda inginkan kedalam diri Anda, langkah yang selanjutnya dapat Anda lakukan jika memungkinkan adalah tidur.. dan sebelum tidur niatkan dan katakan pada diri.. "aku ingin menyempurnakan kemampuan yang sudah aku serap tadi didalam tidurku.. bentuklah neuron-neuron baru untuk kemampuan itu.."

8.Nantinya, ada satu langkah lagi yang dapat Anda lakukan, sebenarnya langkah 3-8 adalah pelengkap.. namun ini bagus juga untuk Anda lakukan, konon jika Anda melakukan langkah ini setiap hari selama 21 hari berturut-turut. apa yang Anda serap dapat masuk kedalam tubuh Anda secara permanen.. yaitu.."Tutup mata.. atau buka mata.. terserah Anda.. bayangkan orang yang telah Anda copy skill nya tadi ada di depan Anda, rasakan dan amati apa yang ia lakukan.. cara bicaranya.. bentuknya.. setelah cukup mengamati.. Sekarang masuklah kedalam tubuhnya.. dan niatkan untuk menyerap segala kemampuan dirinya yang ingin Anda serap, biarkan tubuh Anda menyesuaikan dan menikmati proses itu.. rasakan dan nikmati saja.. setelah puas, keluarlah dari tubuh itu dengan meniatkan untuk membawa skills yang Anda serap tadi.. lalu perlahan buka mata dan latihlah skills itu.."

9.Latihlah skills itu, dan percaya pada tubuh Anda.. percaya pada intuisi Anda !!

Selamat mencoba, sobat..
Apabila ada yang ingin ditanyakan, saya senang untuk membagi pengalaman saya.. :)
Salam Ajaib Mantap Jaya !!

Thursday, February 16, 2012

Sugestif Kata Tapi


Sugesti Kata Tapi

Saya bisa sih …. tapi saya kurang percaya diri, kamu itu pintar... tapi kok malas sih. Dear all sahabat pernahkah kalian mendengar percakapan seperti ini ?? atau mungkin juga pernah bercakap seperti ini baik terhadap diri sendiri (Self Talk) ataupun terhadap orang lain ?? Teringat nasihat seorang sahabat beberapa waktu silam yang mengatakan, “Kalau mau sukses harus tanpa tapi” hehe para sahabat apakah kalian menyadari betapa Hypnotic nya kalimat tadi, ini sangat menarik dan seketika memunculkan sekelumit pertanyaan di kepala saya, Sukses seperti apa yang harus tanpa tapi ?? Berapa orang yang disurvei sehingga tahu betul kalau mau sukses harus tanpa tapi?? Apakah resep Sukses hanya tanpa tapi?? Apakah tapi menjadi penyebab orang menjadi tidak sukses ?? Adakah tapi yang membuat sukses ?? Bagaimana penggunaan tapi yang membuat kita sukses ?? (ngomong-ngomong dalam artikel ini kita tidak membahas resep suksesnya ya, Tapi efek sugesti kata tapi ) Ok, mari kita berhenti di dua pertanyaan terakhir;
1. Adakah tapi yang membuat sukses ?
2. Bagaimana tapi yang membuat kita sukses ?

Dear all sahabat, kita semua pasti setuju semua yang diciptakan Tuhan pasti ada manfaatnya, begitupula dengan kata tapi, dia pasti memiliki kegunaan yang bermanfaat, tentunya kalian menjadi penasaran dan bertanya-tanya manfaat apakah yang ada dalam kata tapi ?? Langsung saja kita bahas, sekarang coba dirasakan dan diamati kalimat berikut ini, “Dodo emang ganteng sih, tapi …… dia jorok”. Sebelumnya saya mohon maaf bila ada diantara sahabat yang bernama Dodo, hehe ini cuma contoh secara acak ya, no heart feelling yoooo. Lanjut ….. Apa yang terlihat ketika merasakan dan mengamati kalimat tadi ?? Apakah “ganteng” nya atau “jorok” nya ?? (Sebelum lanjut membaca tolong dibaca sekali lagi kalimat diatas dan rasakan maknanya) Sekarang kita coba balik penempatan “ganteng” dan “jorok” nya. “Dodo emang jorok sih, tapi ….. dia ganteng”, sekarang bagaimana hasilnya ?? Anda pasti terkaget dengan perubahannya, dengan hanya dibalik apa makna yang muncul ?? “jorok”nya kah?? Atau “ganteng”nya ?? Yup, itulah sugesti kata tapi, penggunaan kata tapi diiringin intonasi yang pas menghapus penekanan sebelumnya menjadi penekanan kata sesudahnya.

Mari kita telaah, pada penggunaan yang pertama secara ajaib gantengnya dihapus oleh joroknya, kita jadi tidak memikirkan dia ganteng tapi… kita jadi memikirkan dia jorok. Pada penggunaan yang kedua kita jadi memikirkan ke gantengannya, secara ajaib joroknya terhapus dan tidak menjadi focus. Wow menarik bukan hanya dengan membalik penempatannya makna dan focus yang tertangkap jadi totally different.

Setelah tahu bagaimana manfaat kata tapi, ada baiknya kita berhati-hati menggunakan kata tapi,sejenak mari kita tengok penggunaan tapi yang tidak memberdayakan; “Tim kamu memang hebat, tapi bulan ini nol besar”, apa makna yang muncul ? hebatnya kah ? atau nol besarnya ? Lalu siapa yang bertanggung jawab bila nantinya tim yang tadinya hebat itu menjadi nol besar untuk seterusnya ??? Kita lihat lagi contoh berikutnya, “ Saya tahu saya bisa, tapi …. Saya tidak percaya diri.” Apa maknanya ? bisa ? atau tidak percaya diri ? Lalu siapa jadinya yang membuat saya jadi tidak percaya diri ? Coba kita ganti kalimatnya, “ Saya tidak percaya diri, tapi …. Saya tahu saya bisa.” Bagaimana maknanya ? Bagaimana rasanya ? Bukankah menjadi lebih enak ? Apa sekarang fokusnya tidak percaya diri atau saya tahu saya bisa? Menarik bukan, hanya dengan mengubah linguistiknya kita jadi merubah maknanya dan insyaallah sikap kita pun menjadi berubah, inilah yang menjadi focus ilmu Neuro Linguistic Program (NLP) bagaimana kata bisa memprogram syaraf dan merubah makna (yah sederhananya ya) Any way ngomong-ngomong masalah merubah saya bertanya-tanya bagaiamana pelajaran kata tapi ini bisa merubah dan bermanfaat bagi sahabat semua, sudah panjang rasanya artikel singkat ini, segera praktekkan sugesti kata tapi, dan rasakan perubahan nya.

Akhir kata saya menyadari sepenuhnya bahwa sempurna itu hanya milik Tuhan, atas ketidak sempurnaan artikel ini saya mohon maaf, oya bila sahabat penasaran dan ingin mengetahui lebih banyak tentang NLP bisa klik www.antzinstitute.com . Ditunggu tanggapan, dan berita baik dari sahabat atas penggunaan sugesti tapi ini, salam.

Tuesday, February 14, 2012

MENDIDIK DENGAN HYPNOPARENTING


disarikan dari tulisan Edy Setiyoko, dan Agus Sutiyono wawancara dengan Harian Republika

Anak sebaiknya tidak hanya dididik agar cerdas. Keluarga, menurut psikolog Dr Endang Suraningsih, Psi, merupakan tempat awal membangun referensi sukses dalam kehidupan. Orangtua mesti ekstra hati-hati atas segala ucapan, kelakuan, dan pikiran.

Ini karena, segala tindakan akan tertanam dalam memori dan membentuk pola kerja otak dalam pertumbuhan. "Jika demikian, maka menjadi penting orang tua berperan membentuk pola perilaku, sikap dan mental diawali dari rumah," tutur Endand Suraningsih.

Terkait dengan hal tersebut, gerakan pendidikan kembali ke rumah sebagai upaya membangun dan mempersiapkan putra-putri meraih masa depan, sungguh luar biasa. Menurut pengamat pendidikan,. Sri Hartini, proses pendidikan anak berlangsung pada tiga area, atau lebih dikenal dengan trilogi pendidikan. "Pendidikan berlangsung dalam keluarga (informal), di sekolah (formal), dan masyarakat (non formal)," tuturnya.

Sri Hartini sependapat dengan Endang Suraningsih, bahwa pendidikan yang pertama dan utama dalam keluarga. Alasannya, jumlah alokasi waktu lebih banyak di keluarga dibandingkan di sekolah maupun masyarakat. "Di sinilah arti penting penting orang tua memberi didikan, contoh, teladan bagi anak. Yang jelas, proses pendidikan dalam keluarga penuh syarat makna dalam pembentukan karakter anak," tegasnya.

Menurutnya, prinsip proses pendidikan dalam keluarga adalah bagaimana orang tua menanamkan dan menumbuhkan pembelajaran yang menyenangkan, join full learning, tanpa ada unsur kekerasan, bahasa sarkasme, atau tindak negatif lain yang membuat anak hilang semangat dan putus asa. "Sehingga anak bisa tune in terhadap apa saja yang dipelajari, tumbuh kemandirian belajar tanpa harus diperintah," papar Sri Hartini.

Hypnoparenting
Untuk menjadi guru dan orang tua yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak, Informasi penting bagi guru, sekaligus orangtua yang ingin memperoleh bekal mendidik anak dengan baik dan benar. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cendikia, Pusat Kajian dan Pengembangan Potensi Sumber Daya Manusia, Jakarta memberi penawaran pelatihan gratis tentang Hypnoparenting.

Menyadari arti penting orangtua dalam mempersiapkan masadepan anak, LSM Cendekia memberi pelatihan Hypnoparenting. Kegiatan pelatihan berlangsung rutin setiap Hari Senin. ''Tujuan kegiatan tersebut adalah agar publik mengerti apa itu Hypnoparenting, dan bagaimana aplikasi sederhana dalam kehidupan sehari- hari yang berkait dengan mendidik anak,'' tutur Direktur Eksekutif Cendikia, Dr Agus Sutiyono MM CHt.

Guna mengembangkan program ini lebih besar dan jangkauan lebih luas, motivator yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini, mengajak semua pihak berpartisipasi mewujudkan cita-cita ingin mempersiapkan konsultan, trainer yang terjun ke seluruh pelosok didukung dengan mobil Hypnoparenting keliling. "Selain itu, juga mengembangkan sekolah umat yang dapat melayani semua masyarakat. Sehingga, pendidikan dapat masuk ke semua lini kehidupan," tutur Agus.

Apa itu Hypnoparenting? Hypoparenting terdiri dari dua kata dasar, yakni hypnosis dan parenting. Hypnosis di Indonesia, kata Agus, masih dianggap sebagai satu hal yang dipenuhi misteri, melibatkan kuasa kegelapan, atau bentuk praktik supranatural. Oleh karena itu, tidak sedikit juga orang yang percaya bahwa hal yang berbau hypnosis harus dijauhi atau dihindari.

Padahal, Agus menambahkan, fenomena hypnosis dialami setiap hari. Pernah melihat film mengharukan hingga menangis, atau sedemikian larut dalam film itu, sehingga seakan menjadi sesuatu yang nyata? Itulah hypnosis.

Contoh lain, membayangkan jeruk lemon sangat segar. Bayangkan, jeruk tersebut dibelah dan dikucurkan ke mulut. Reaksi tubuh adalah, air liur jadi encer. Padahal, jika diperhatikan jeruknya tidak ada. Atau hanya imajinasi saja. Tetapi, mengapa tubuh bereaksi dengan cara yang sama ketika jeruknya benar ada. Itulah hypnosis.

Nah, sekarang apa itu parenting? Parenting adalah, segala sesuatu yang berurusan dengan tugas orangtua dalam mendidik dan membesarkan anak. Tugas ini sebenarnya berat dan penuh liku tantangan. Sayangnya, orang tua hanya berbekal pengalaman sebagai seorang anak yang dulunya dididik dan dibesarkan orang tua. ''Dengan Hypnoparenting kita berusaha memetakan dan membuat sistemasi atas segala hal yang berhubungan dengan tugas sebagai orang tua ditinjau dari sudut pandang cara kerja pikiran dan pengaruhnya terhadap masa depan seorang anak," jelas Agus.

Mengapa kita meninjaunya dari sudut pandang cara kerja pikiran? "Karena, segala sesuatu berakar dari pikiran. Manusia, anak sampai dewasa, melakukan segala sesuatu karena punya pikiran," tegas Agus.

Ia memberikan pertanyaan sederhana, ''mengapa bayi belajar berjalan?'' Karena, bayi tersebut melihat semua orang dewasa di sekitarnya berjalan tegak. Jika selama lima tahun pertama hidupnya, sang bayi hanya melihat orang sekitarnya merangkak, maka ia pasti akan merangkak juga. Tidak akan pernah berjalan tegak. "Inilah mekanisme hypnosis paling sederhana," ujarnya.

Agus mengemukakan, pendidikan merupakan faktor terpenting dalam menciptakan anak cerdas, kreatif dan stabil. Pendidikan di sini mencakup formal, informal, dan nonformal.

Namun, seringkali pendidikan yang notabene cara membangun kecerdasan justru menjadi tidak efektif, karena hanya mementingkan salah satu sisi. Seperti, mendidik anak secara kognitif saja. "Sementara, sisi emosi tidak pernah disentuh. Ini menjadikan anak merasa tertekan, stres dan tidak bahagia," tuturnya.

Menurut Agus, anak sebaiknya tidak hanya dididik agar cerdas. Tapi, juga mampu berpikir kreatif, imajinatif dan mempunyai emosi stabil. "Selama ini, banyak anak pandai secara intelektual, tapi gagal secara emosional. Mungkin, itulah salah satu alasan, mengapa saat ini banyak terjadi tawuran, pemakaian narkoba, kenakalan remaja, bahkan tindak kriminal," paparnya. ed: irwan kelana

Sunday, February 12, 2012

Self Hypnosis merasakan jadi orang MATI

Di pagi yang dingin di pertengahan abad XIX, empat orang berjalan menuju halaman penjara Brussels. Mereka adalah dr. D yang mendalami hipnosis, Antoine Joseph Wiertz, pelukis kondang asal Belgia, dan dua orang koleganya. Kedatangan keempat orang itu untuk melakukan eksperimen yang tak lazim. Wiertz akan dihipnosis oleh dr. D agar ia mengidentikkan diri dengan terpidana yang akan dipenggal kepalanya dengan pisau guillotine. Wiertz memang telah lama menyimpan pertanyaan, apakah kepala masih tetap dalam kesadaran penuh saat pisau maut itu menghunjam tubuh dan memisahkan kepala dari badan? Dalam skenario yang disusun rinci oleh dokter, Wiertz akan diperintahkan untuk menenggelamkan diri dalam pikiran kepala orang yang terhukum tadi.

Ketika kepala dipisahkan dari badan si terpidana, Wiertz menunjukkan penderitaan yang luar biasa, sampai meminta agar dibebaskan dari pengaruh hipnosis itu. "Apa yang kau rasakan? Apa yang kau lihat?" tanya dokter. "Hujan petir! (Kepala itu) masih bisa berpikir dan melihat, tapi tak mengerti apa yang baru terjadi. Ia menderita sekali," jawab Wiertz. Saksi mata melihat beberapa saat setelah kepala terlepas dari badan, pembuluh nadinya masih berdenyut. Baru setelah beberapa saat kepala itu tampaknya menyadari, ia sudah terpisah dari badan, dan Wiertz pun menjadi lebih tenang. Ketika dokter bertanya lagi, ia menjawab, "Saya terbang bebas ke angkasa seperti di atas pusaran api. Tetapi apakah saya mati? Apakah semuanya telah selesai?" Mengidentifikasikan diri dengan si terpidana, ia mengaku masih ingat semuanya, dan amat merana mengenang keluarganya.

Para saksi mengatakan, kedua mata si kepala melotot merana. Kemudian akhirnya, "Saya melihat cahaya kecil berkelap-kelip di kejauhan. Kedamaian menyelimuti saya. Saya akan tidur nyenyak. Betapa bahagia." Itulah kalimat terakhir Wiertz, yang kemudian tidak lagi menjawab meski masih dalam keadaan trance. Dokter D kemudian menyentuh bagian depan dahi, pelipis, dan gigi. Kepala terpidana dingin. Akhirnya, kepala itu mati juga. Gambaran eksperimen seperti itu sekarang bisa dilihat di Galeri Wiertz di Brussels dalam bentuk tiga buah lukisan sebuah kepala yang telah tertebas pisau guillotine.Benarkah Antoine Wiertz sungguh menyelam ke dasar perasaan orang?

Mengapa membuat Profesi Hypnotherapist " ISTIMEWA" ?


sudah sering kita mendengar pendapat negatif dari hynosis yang dianggap berbahaya dan dianggap gaib tulisan ini saya coba angkat dalam diskusi kita karena beberapa pengalaman yang menyedihkan di hati mendengar stigma negatif dari masyarakat.BUKAN salah mereka berpendapat seperti itu tapi Tugas kitalah memasyarakatkan hypnosis dengan berbagai manfaatnya bagi manusia.beberapa pengalaman yang saya peroleh mengenai stigma negatif ini diantaranya

1.seorang yang dianggap alim,ustadz dengan gelar Lc berani berpendapat hipnotis gaib berbau setan tanpa
mencoba mempelajari caranya hypnosis bekerja

2.banyaknya kriminal dan fenomena cuci otak sehngga kelompok-kelompok hypnosis dianggap harus diwaspadai

3.Harga terapi hypnosis yang masih dinilai rendah misalnya "stop merokok" manfaat yang bisa didapat sangat mahal sebenarnya
dan jika dibandingkan ia berobat denga medis atau alternatif lain hypnosis bisa menjadi lebih powerfull dan seketika
tapi masih saja dianggap sepele kemampuan ini

4.para peserta pelatihan kebanyakan menuntut garansi BISA dan parameter mereke bisa seperti yang di televisi,padahal keilmuan hypnosis ini sama
saja pembelajarannya seperti pelajaran lainnya.bergantung besar pada si pembelajarnya apakah ilmu itu benar-benar dipelajari
diasah dan dipraktekkan? jika tidak ilmunya tidak akan melekat pada diri seseorang tersebut.

5.masih saja saat penawaran terapi dengan hypnotherapy pandangan masyarakat ke arah gaib msitik perlu ritual khusus dan mantra-mantra maupun syarat tertentu untuk mengikutinya.
dan lainnya.

Dilain pihak kabar baik kita peroleh juga mengenai beberapa praktisi hypnosis yang berhasil mengangkat PROFESI Hypnotherapist ini menjadi ISTIMEWA di masyarakat seperti halnya praktisi yang berhasil mengungkap beberapa fakta permasalahan terorisme dan pembunuhans sehingga analisa praktisi ini sangat diandalkan oleh kepolisian negeri ini dan profesi HYPNOtherapistnya menjadai sangat membantu menguraikan fakta.dalam bidang enteertainment juga mengangkat hypnosis menjadi trend saat inid an lebih dikenal luas,praktisi bidang penjualan saat ini banyak perusahaan dalam bidang marketingnya mengandalkan metoda dari hypno selling yang powerfull,tidak sampai di situ saja kita tau bahwa banyak lembaga pendidikan negeri ini tentornya ikut pendidikan dan pelatihan hypnotherapy guna mengaplikasikan hypno teaching maupun learning bagi murid-muridnya.banyak sekali hypnosis bisa di aplikasikan.dan klinik hypnotherapy mulai diangkat ke tengah masyarakat dengan metoda efektifnya seperti penyembuhan,STOP merokok,gagap,insomnia,diet dan lain-lain

sekarang pertanyaannya

1.APA ide kita untuk kreatif,inovatif,cerdik dan genius dalam menyampaikan manfaat hypnosis agar diterima masyarakat dengan baik ?
2.Apa cara yang bisa kita lakkan untuk membangun brand image "Profesi Hypnotherapist" menjadi istimewa dalam people helper seperti
dokter,psikiater,atau psikolog ?
3. Apa sudah saatnya Hypnosis & Hypnotherapy menjadi bagian dari Salah satu JURUSAN Program pendidikan di FAkultas PSikologi ?

PROFESI ini BISA menjadi ISTIMEWA saat kita para praktis BISA berjuang bersama-sama tanpa saling menjatuhkan
untuk membangun image dan menebar kemanfaatan yang sudah kita ketahui kepada masyarakat LUAS..

salam HANGAT dan SEMANGAT

Hypnodoa ( Trik Jitu Dalam Berdoa )


Saya tidak akan membahas mengenai etika berdoa, karena dalam setiap agama tentunya sudah diajarkan mengenai tata cara dan etika berdoa, kami yakin para pembaca sudah lebih memahaminya. Tujuan saya menulis jauh dari maksud menggurui, semata hanya ingin berbagi pengalaman. Dengan kata lain, apa yang saya sampaikan juga pernah kami lakukan dan rasakan. Tujuan saya menulis adalah untuk berbagi kepada sesama, barangkali dapat memberi sedikit manfaat untuk para pembaca yang budiman. Dengan menggunakan akal budi dan hati nurani (nur/cahaya dalam hati) yang penuh keterbatasan, saya berusaha mencermati, mengevaluasi dan kemudian menarik benang merah, berupa nilai-nilai (hikmah) dari setiap kejadian dan pengalaman dalam doa-doa saya.

Berkaitan dengan waktu dan tempat yang dianggap mustajab untuk berdoa, kiranya setiap orang memiliki kepercayaan dan keyakinan yang berbeda-beda. Kedua faktor itu berpengaruh pula terhadap kemantapan hati dan tekad dalam mengajukan permemohonan kepada Tuhan YME. Namun bagi saya pribadi semua tempat dan waktu adalah baik untuk melakukan doa. Pun banyak juga orang meyakini bahw doanya akan dikabulkan Tuhan, walaupun doanya bersifat verbal atau sebatas ucapan lisan saja. Hal ini sebagai konsekuensi, bahwa dalam berdoa hendaknya kita selalu berfikir positif (prasangka baik) pada Tuhan. Saya tetap menghargai pendapat demikian.

Agar doa menjadi mustajab (tijab/makbul/kuat) dapat kita lakukan suatu kiat tertentu. Penting untuk memahami bahwa doa sesungguhnya bukan saja sekedar permohonan (verbal). Lebih dari itu, doa adalah usaha yang nyata netepi rumus/kodrat/hukum Tuhan sebagaimana tanda-tandanya tampak pula pada gejala kosmos. Permohonan kepada Tuhan dapat ditempuh dengan lisan. Tetapi paling penting adalah doa butuh penggabungan antara dimensi batiniah dan lahiriah (laten dan manifesto) metafisik dan fisik. Doa akan menjadi mustajab dan kuat bilamana doa kita berada pada aras hukum atau kodrat Tuhan;




  • Dalam berdoa seyogyanya menggabungkan 4 unsur dalam diri kita; meliputi; hati, pikiran, ucapan, tindakan. Dikatakan bahwa Tuhan berjanji akan mengabulkan setiap doa makhlukNya? tetapi mengapa orang sering merasa ada saja doa yang tidak terkabul ? Kita tidak perlu berprasangka buruk kepada Tuhan. Bila terjadi kegagalan dalam mewujudkan harapan, berarti ada yang salah dengan diri kita sendiri. Misalnya kita berdoa mohon kesehatan. Hati kita berniat agar jasmani-rohani selalu sehat. Doa juga diikrarkan terucap melalui lisan kita. Pikiran kita juga sudah memikirkan bagaimana caranya hidup yang sehat.Tetapi tindakan kita tidak sinkron, justru makan jerohan, makanan berkolesterol, dan makan secara berlebihan. Hal ini merupakan contoh doa yang tidak kompak dan tidak konsisten. Doa yang kuat dan mustajab harus konsisten dan kompak melibatkan empat unsur di atas. Yakni antara hati (niat), ucapan (statment), pikiran (planning), dan tindakan (action) jangan sampai terjadi kontradiktori. Sebab kekuatan doa yang paling ideal adalah doa yang diikuti dengan PERBUATAN (usaha) secara konkrit.




  • Untuk hasil akhir, pasrahkan semuanya kepada “kehendak” Tuhan, tetapi ingat usahamewujudkan doa merupakan tugas manusia. Berdoa harus dilakukan dengan kesadaran yang penuh, bahwa manusia bertugas mengoptimalkan prosedur dan usaha, soal hasil atau targetnya sesuai harapan atau tidak, biarkan itu menjadi kebijaksanaan dan kewenangan Tuhan. Dengan kata lain, tugas kita adalah berusaha maksimal, keputusan terakhir tetap ada di tangan Tuhan. Saat ini orang sering keliru mengkonsep doa. Asal sudah berdoa, lalu semuanya dipasrahkan kepada Tuhan. Bahkan cenderung berdoa hanya sebatas lisan saja. Selanjutnya doa dan harapan secara mutlak dipasrahkan pada Tuhan. Hal ini merupakan kesalahan besar dalam memahami doa karena terjebak oleh sikap fatalistis. Sikap fatalis menyebabkan kemalasan, perilaku tidak masuk akal dan mudah putus asa. Ujung-ujungnya Tuhan akan dikambinghitamkan, dengan menganggap bahwa kegagalan doanya memang sudah menjadi NASIB yang digariskan Tuhan. Lebih salah kaprah, bilamana dengan gegabah menganggap kegagalannya sebagai bentuk cobaan dari Tuhan (bagi orang yang beriman). Sebab kepasrahan itu artinya pasrah akan penentuan kualitas dan kuantitas hasil akhir. Yang namanya ikhtiar atau usaha tetap menjadi tugas dan tanggungjawab manusia.




  • Berdoa jangan menuruti harapan dan keinginan diri sendiri, sebaliknya berdoa itu pada dasarnya menetapkan perilaku dan perbuatan kita ke dalam rumus (kodrat) Tuhan. Kesulitannya adalah mengetahui apakah doa atau harapan kita itu baik atau tidak untuk kita. Misalnya walaupun kita menganggap doa yang kita pintakan adalah baik. Namun kenyataannya kita juga tidak tahu persis, apakah kelak permintaan kita jika terlaksana akan membawa kebaikan atau sebaliknya membuat kita celaka.




  • Berdoa secara spesifik dan detil dapat mengandung resiko. Misalnya doa agar supaya tender proyek jatuh ke tangan kita, atau berdoa agar kita terpilih menjadi Bupati. Padahal jika kita bener-bener menjadi Bupati tahun ini, di dalam struktur pemerintahan terdapat orang-orang berbahaya yang akan “menjebak” kita melakukan korupsi. Apa jadinya jika permohonan kita terwujud. Maka dalam berdoa sebaiknya menurut kehendak Tuhan, atau dalam terminologi Jawa “berdoa sesuai kodrat alam” atau hukum alamiah. Caranya, di dalam doa hanya memohon yang terbaik untuk diri kita. Sebagai contoh; ya Tuhan, andai saja proyek itu memberi kebaikan kepada diriku, keluargaku, dan orang-orang disekitarku, maka perkenankan proyek itu kepadaku, namun apabila tidak membawa berkah untuk ku, jauhkanlah. Dengan berdoa seperti itu, kita serahkan jalan cerita kehidupan ini kepada Gusti Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana.




  • Doa yang ideal dan etis adalah doa yang tidak menyetir/mendikte Tuhan, doa yang tidak menuruti kemauan diri sendiri, doa yang pasrah kepada Sang Maha Pengatur. Niscaya Tuhan akan meletakkan diri kita pada rumus dan kodrat yang terbaik…untuk masing-masing orang ! Sayangnya, kita sering lupa bahwa doa kita adalah doa sok tahu, pasti baik buat kita, dan doa yang telah menyetir atau mendikte kehendak Tuhan. Dengan pola berdoa seperti ini, doa hanya akan menjadi nafsu belaka, yakni nuruti rahsaning karep.




  • Resume :
    Doa akan memiliki kekuatan (mustajab), asalkan kita mampu memadukan empat unsur di atas yakni : hati, ucapan, pikiran, dan perbuatan nyata. Dengan syarat perbuatan kita tidak bertentangan dengan isi doa. Di lain sisi amal kebaikan yang kita lakukan pada sesama akan menjadi doa mustajab sepanjang waktu, hanya jika, kita melakukannya denganketulusan. Setingkat dengan ketulusan kita di pagi hari saat “membuang ampas makanan” tak berarti.

    The Indonesian Board of Hypnotherapy



    IBH (The Indonesian Board of Hypnotherapy) adalah suatu organisasi profesi di bidang Hypnotherapy yang didirikan pada tahun 2002 oleh sekelompok Hypnotherapist Indonesia, dengan tujuan utama mengembangkan dan mempopulerkan Hypnotherapy kepada masyarakat Indonesia agar dapat lebih diterima dan dimanfaatkan sebagai salah satu metoda terapi yang efektif bagi penyembuhan penyakit mental maupun penyakit fisik yang bersumber dari gangguan atau ketidak seimbangan psikologis (psikosomatis).

    Dalam upaya memasyarakatkan Hypnotherapy secara benar dan ilmiah, maka IBH berupaya membentuk standar pengetahuan dan kode etik profesi bagi dunia Hypnotherapy Indonesia, dimana dalam hal ini IBH menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi profesi sejenis di luar negeri yang dianggap secara de-facto sebagai acuan di bidang Hypnotherapy, serta menjalin hubungan baik dengan para tokoh Hypnotherapy yang telah diakui kompetensinya di dunia Hypnotherapy Internasional.

    Salah satu agenda yang menjadi prioritas dari IBH adalah upaya untuk membawa Hypnotherapist Indonesia agar dapat diakui kompetensinya oleh organisasi profesi Hypnotherapy Internasional.

    IBH merupakan organisasi profesi Hypnotherapy yang pertama di Indonesia, dan pada saat ini keanggotaan IBH telah menyebar di berbagai wilayah di Indonesia, bahkan telah menyebar pula ke beberapa negara tetangga.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai IBH, silakan kontak:

    Kantor Pusat:
    Mindtech - Plaza Basmar Lt 3
    Jl. Mampang Prapatan Raya 106
    Jakarta Selatan

    Telpon: 021-7990182, 7994248
    Email: ibh@mindtechcenter.com

    9 KECERDASAN

    9 Kecerdasan

    KECERDASAN MUSIK
    • Biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini mudah menghafalkan lirik lagu, mengingat nada, memainkan alat musik, hingga membentuk komposisi nada.
    • Kenalkan pada anak berbagai jenis bunyi dari alat-alat rumah tangga. Gelas yang diisi air dengan berbagai ukuran akan menghasilkan bunyi berbeda. Biarkan anak bereksperimen dengan bunyi-bunyian itu.

    KECERDASAN GERAK
    • Biasanya anak dengan cepat mampu memanfaatkan motorik halusnya. Misalnya unuk mewarna, melipat, menulis, merajut, dan sebagainya. Dia juga memiliki kemampuan motorik kasar dengan baik untuk menari, berolah raga, berlari, dan lain-lain.
    • Ajak anak untuk membantu memasang sprei, memasukkan mainan ke tempatnya.

    KECERDASAN LOGIK
    • Anak dengan kecerdasan ini sangat menekankan kemampuan berpikir induktif-deduktif. Orang yang memiliki kecerdasan ini berpikir sistematis, berpikir konseptual, senang bermain puzzle, catur, dan suka memanfaatkan komputer.
    • Biarkan anak membereskan sendiri mainannya sambil menghitung. Libatkan juga dalam kegiatan menyimpan sendok, garpu, serbet dengan menghitung jumlahnya.

    KECERDASAN LINGUISTIK
    • Anak yang memiliki kecerdasan ini bisa memahami bacaan dengan mudah, pandai, dan suka menulis, mampu mengekspresikan pendapat dan perasaannya melalui bahasa.
    • Semakin sering berkomunikasi, semakin terasah kecerdasan linguistik pada anak. Jika sudah bisa membaca, mintalah anak untuk membacakan sebuah cerita atau puisi

    KECERDASAN VISUAL
    • Jika anak dengan cepat mengerti peta dengan arah-arah yang benar, biasa jadi ia memiliki kecerdasan visual yang tinggi. Biasanya anak semacam ini senang membuat desain, menggambar, cepat memahami pola, suka fotografi dan peka terhadap warna
    • Mengasah kecerdasan ini bisa melalui permainan mencari jejak, puzzle, menyusun lego. Jika anak sudah cukup besar untuk bisa menulis dan merangkai gambar, ajak dia berjalan-jalan di sekitar rumah dan berikan tugas untuk menggambarkan rute perjalannya. Sebuah latihan sederhana bisa dilakukan di meja makan dengan mengatur meja.

    KECERDASAN ANTAR PRIBADI
    • Kecerdasan ini dipercaya sebagai suatu bentuk kecerdasan yang spesifik karena dibutuhkan dalam upaya penyelesaian masalah. Mereka yang mudah bergaul, memiliki banyak teman, sering menjadi penengah dalam konflik, suka rela menolong, biasanya memiliki kecerdasan antar pribadi yang cukup tinggi.
    • Untuk mengasah kecerdasan ini, biasakan anak untuk menerima dengan baik, berkenalan dengan tetangga, hadir dan terlibat dalam pertemuan keluarga besar, dan sebagainya.

    KECERDASAN INTRA PRIBADI
    • Orang yang memiliki kecerdasan ini biasanya mampu memahami dirinya sendiri, mampu mengendalikan emosi, berekspresi dengan tepat, memiliki intuisi, suka imajinasi, dan tahu apa yang dibutuhkan oleh dirinya sendiri.
    • Supaya mengenal berbagai karakter orang lain, anak bisa diajak membaca cerita dengan tokoh yang memiliki banyak karakter. Dari situ anak belajar memahami bahwa orang lain bisa punya karakter yang berbeda

    KECERDASAN NATURAL
    • Kecerdasan ini cukup spesifik. Orang yang peka terhadap lingkungan bisa dikategorikan memiliki kecerdasan ini.
    • Melatih anak untuk mengenal kecerdasan ini cukup menyenangkan karena pada dasarnya anak selalu ingin mencoba dan dekat dengan alam. Ajak anak menanam benih jagung atau kacang hijau. Biarkan dia bereksperimen dengan biji-bijian itu. Sebagian biji disiram dan sebagian biji tidak. Biarkan anak menyimpulkan hasilnya setelah beberapa hari

    KECERDASAN MORAL
    • Ini kecerdasan yang berperan besar dalam pembentukan nilai kelak saat anak dewasa.
    • Jujur dalam bermain apa pun bisa menjadi latihan sederhana untuk anak. Saat bermain petak umpet, tetapkan aturan untuk tidak mengintip saat menghitung. Kebiasaan semacam ini akan mengikis keinginan mencontek di sekolah

    Merayakan Hidup dengan Hipnosis ( Rerensi Buku )

    Resensi buku - Jumat, 30 Des 2011 07:35 WIB
    Merayakan Hidup dengan Hipnosis
    Merayakan Hidup dengan Hipnosis
    Buku : Dahsyatnya Life Hypnosis
    Penulis : Agus Sutiyono
    Penerbit : Penebar Plus +, Depok
    Halaman : iiV + 123 hlm

    Tak sedikit orang yang berasumsi negatif saat mendengar kata "hipnosis". Karena mereka beranggapan, bahwa hipnosis selalu berhubungan dengan klenik. Kebanyakan orang menilai, hipnosis hanya digunakan untuk melakukan kejahatan. Padahal, hipnosis memberikan manfaat yang luar biasa menakjubkan. Ia mampu membantu menyelesaikan suatu permasalahan. Misalnya saja dalam pendidikan, dengan teknik hipnosis dapat mengatasi kesulitan belajar dan kurangnya konsentrasi. Hipnosis juga bisa membantu penyembuhan penyakit yang diderita.
    Karena pengertian hipnosis, sejatinya, adalah seni komunikasi dengan pikiran bawah sadar. Kondisi hipnosis identik berkaitan dengan gelombang otak alfa dan theta. Dan kondisi ini dialami oleh setiap manusia. Yaitu, saat mau tidur dan saat bangun tidur.

    Jika diilmiahkan, pada saat mau tidur, gelombang otak akan turun dari beta, ke alfa, ke theta dan akhirnya ke delta (tidur pulas hingga mimpi). Demikian pula sebaliknya, saat bangun tidur. Gelombang otak akan naik dari delta, ke theta, ke alfa dan akhirnya berada pada posisi beta atau sadar penuh. (hal. 11)

    Adalah Agus Sutiyono, penulis buku ini telah menggagas buku hipnosis yang bergizi dan renyah untuk dinikmati. Dengan menggunakan bahasa yang sederhana, mampu mengulas bagaimana indahnya hidup dengan senantiasa mengaplikasikan hipnosis. Karena dengan hipnosis manusia akan bisa meraih apa yang diinginkannya. Manusia bisa meyakinkan dirinya, bahwa apa yang diinginkan bila diiringi dengan kedekatan kepada sang Pencipta melalui doa dan afirmasi, semuanya bakal terwujud nyata.

    Buku yang digagas oleh Agus Sutiyono ini diiringi dengan contoh-contoh nyata dan kerap dialami manusia. Artinya, contoh tersebut cukup sering terjadi dan cara penyelesaiannya memang dianjurkan oleh agama. Sehingga bila direnungkan setelah membaca buku ini, bisa jadi pembaca sudah melakukan hipnosis terhadap dirinya sendiri, hanya saja tidak mengetahui bahwa dirinya telah melakukan hipnosis.

    Misalnya saja, bila kita berpikir," Aku tidak punya apa-apa" maka hukum yang terjadi dalam kehidupan nyata adalah seperti apa yang dipikirkan. Karena kita telah melakukan komunikasi dengan pikiran bawah sadar bahwa kita tidak memiliki apa-apa. Sehingga, apa yang dipikirkan berdampak nyata dalam kehidupan. Itu adalah bagian dari hipnosis.

    Di dalam buku ini, penulis juga mengajarkan kepada pembaca bagaimana merealisasikan hukum kemakmuran dalam hidup. Yaitu, pembaca harus memiliki keinginan yang kuat, lalu tuliskanlah apa yang pembaca ingin tersebut, kemudian buatlah catatan harian hari demi hari mengenai aktivitas pembaca.

    Maka rasakanlah tak lama lagi pembaca akan meraih kemakmuran yang diinginkan. Pembaca akan dibawa dari hari ke hari ke arah yang diinginkan. Dan jangan lupa, Pembaca harus rajin mengafirmasikan atau membayangkan bagaimana perasaan Pembaca saat menikmati atau sudah bersama dengan apa yang diinginkan.

    Buku ini dibagi Agus Sutiyono menjadi tujuh bagian: Kenapa takut? Allah telah membarikan semua, Kekuatan pikirkan, Mengapa gagal, sakit dan menderita?, Langkah jitu menemukan keajaiban dalam diri, Afirmasi dan Visualiasi, Putuskan menjadi pemenang dan relaksasi dan skrip afirmasi.

    Selain itu, buku ini dilengkapi dengan CD sugestif yang menuntun pembaca meraih apa yang diinginkan atau menyembuhkan penyakit yang diderita. Hemat saya, tak ada kerugian membaca buku ini. Pastinya, pembaca malah akan digiring menjadi manusia yang sangat dekat dengan sang Pemberi keinginan. Pembaca tak akan pernah lagi merasa bahwa sang Pencipta jauh dari kehidupan. Jika tak percaya, baca buku ini dan terapkanlah dalam kehidupan.

    Peresensi: Rahmat Hidayat Nasution, Direktur Penerbitan MTs Muallimin Publishing

    Buang Sampah dan timbun EMAS



    Tahun Baru, Beli pakaian baru.. Moment Baru untuk
    Buanglah sampah dan Timbunlah Emas..

    Coba luangkan bbrp menit waktumu yg berharga
    untuk membuka lemari pakaian Anda.
    Begitu banyak helai baju dan celana yang sudah tak dipakai lagi,
    sudah lebih dari 6 bulan tak disentuh, tak dihiraukan, bahkan dianggap sampah.
    Ayuk keluarkan dari lemari pakaianmu.

    Berikan pakaian yang masih layak pakai kepada orang lain yg Anda tidak kenal.
    Buanglah pakaian yg tidak layak pakai ke tong sampah.

    Buanglah semua sampah ....
    Buang sampah pikiran Anda.
    Begitu banyak pikiran-pikiran yang semestinya tidak berada di otak Anda,
    Pikiran negatif,.... ya pikiran negatif yang merugikan diri Anda dan orang lain.
    Segera dibuang !.. Buang ke dasar bumi.

    Dan mari timbun Emas,
    Simpan pikiran yang berguna buat dirimu dan orang lain.
    Timbun sebanyak mungkin pikiran yang positif.

    Semakin positif diri Anda, semakin buanyak rezeki Anda.
    Semakin sehat dirimu, semakin bahagia dirimu.
    Semakin bersih pikiranmu, Semakin Damai pikiranmu.

    BUANGLAH SAMPAH dan TIMBUNLAH EMAS.

    Hipnotis BUKAN Gendam



    Hipnotis, hypnosis, hypnotist, hypnotism, adalah kata yang berbeda tapi mempunyai makna dan arti sama. Hinga saat kini arti kata hipnotis masih memberikan pemahaman yang kurang akurat sehingga terkesan menjadi stigma buruk yang berkembang di masyarakat, yang sering kita dengar bahwa kata hipnotis sangat erat kaitannya dengan area kelam kelabu yang samar-samar. Mulai ada dan makin banyak dari mereka yang mendefinisikan hipnotis adalah ilmu kejahatan, sirep, pemaksaan kehendak dan gendam.

    Padahal kalau dilihat dari kaca mata yang lebih luas hipnotis adalah ilmu yang memiliki banyak sekali manfaat dan menghibur serta sarat dengan ilmu pengetahuan yang selalu bisa diperbaharui. Hipnotis merupakan ilmu yang tidak berbeda dan sama seperti ilmu pengetahuan formal lainnya seperti bahasa Indonesia, matematika, biologi, geografi, fisika, kimia, dll. Hipnotis merupakan pokok dari perkembangan pengetahuan disiplin ilmu psikologi dan sangat bersentuhan dengan mempelajari kepribadian tingkah laku berkarakter seseorang.

    Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya mencoba untuk memperkenalkan hipnotis kepada semua orang yang ingin mempelajarinya, sehingga menjadi suatu jembatan untuk memahami bahwa sebenarnya hipnotis merupakan fenomena biasa yang sangat melekat dengan kehidupan keseharian kita. Hipnotis yang jika dimengerti dan dipahami dengan benar justru dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal yang sangat luar biasa, terutama yang berkaitan dengan aspek pemberdayaan diri.

    Diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan tentang hypnosis dapat membuka wawasan baru kita dan segenap manfaat positif yang tergali sehingga kita tidak lagi ragu ataupun takut untuk mempelajarinya. Dengan begitu kita akan menjadi orang yang lebih rasioanal dan berpikiran ilmiah dalam menyikapi suatu hal yang belum kita ketahui.

    Bawah Sadar yang Hebat

    Anda telah menjadi korban kekuatan kata-kata yg sangat besar.
    Hal ini terjadi sepanjang waktu.
    Katakanlah seseorang mengatakan / menulis di wall face book/twitter bahwa Anda seorang pembohong publik. Walaupun tuduhan itu tidak benar, kemungkinan Anda akan merasa marah atau setidaknya merasa terhina.
    Namun jika Anda memikirkan hal ini, Anda harus mengakui bahwa hanya kata-kata / tulisan yg membuat Anda marah - kata-kata yg tidak menggambarkan realita sedikitpun.
    Itu karena BAWAH SADAR tidak membedakan antara ide yg benar dan ide yg salah.

    Tetapi sekarang marilah melihat contoh lain tentang kekuatan kata-kata yg sangat besar.
    Seseorang mengatakan ia mencintai Anda.
    Jika Anda merasa orang itu menarik, hati Anda mulai berdebar lebih keras dan Anda menjadi gembira.
    Namun apa reaksi Anda terhadap kata-kata tersebut? Orang itu mungkin jujur, atau mungkin hanya ingin bersenang-senang - menggoda Anda.
    Tetapi pikiran bawah sadar Anda menerima sugesti tanpa bertanya dan segera menterjemahkannya ke dalam tanda-tanda yg terlihat dan mudah dipahami.

    Marilah melihat contoh kedua:
    Atasan Anda memuji karena pekerjaan yg telah Anda lakukan.
    Walaupun ia mungkin tidak sungguh-sungguh dgn kata-kata yg diucapkannya, hal itu masih membuat Anda merasa senang.
    Kepercayaan diri Anda meningkat, dan Anda melakukan pekerjaan Anda dgn antusiasme yg lebih besar.

    Contoh ketiga:
    Bagaimanapun juga sebuah kisah nyata - lebih dramatis lagi.
    Seorang dokter memberitahukan kepada seorang pasien yg datang untuk menjalani pemeriksaan rutin bahwa pasien itu menderita penyakit yg tidak dapat disembuhkan, dan menurut perkiraan hanya dapat bertahan hidup beberapa minggu lagi.
    Sudah tentu pasien menjadi kaget...
    Bagaimana dapat pemeriksaan sederhana yg dilakukan oleh dokter itu dapat menghasilkan prognosis yg begitu drastis?
    Pasien merasa sehat saat ia menjalani operasi yg dilakukan dokter itu.
    Namun demikian, kehidupannya mengalami suatu transformasi yg lengkap.
    Ia benar-benar sakit - sakit yg serius. Ia segera mendekati kematian, dan mungkin ia benar-benar meninggal dunia jika pada menit-menit terakhir tidak dikatakan bahwa dokter melakukan kesalahan- FILE pasien itu tertukar dengan FILE lain.

    Contoh ini membuktikan bahwa BAWAH SADAR akan menerima semua jenis sugesti, walaupun yg jelas salah, terutama jika sugesti itu pertama kali diterima oleh pikiran sadar.
    Dalam faktanya, jika Anda memikirkan kasus yg baru saja saya jelaskan, pasien itu hampir "terbunuh" oleh kata-kata sederhana dari dokternya; Pikiran BAWAH SADARnya melakukan pekerjaannya.
    Dan hal ini memberikan kepada kita karakteristik fundamental lain dari pikiran BAWAH SADAR.
    Penting untuk memahaminya jika Anda menggunakan kekuatan Pikiran BAWAH SADAR untuk keuntungan Anda atau jika Anda ingin mampu menolak pengaruhnya dalam situasi yg berbahaya.
    Karakteristik ini sangat penting dalam situasi yg disebabkan oleh orang lain.
    (dan orang lain, walaupun orang yg dekat dengan kita dan mencintai kita sekalipun, jarang memberikan pengaruh yg benar-benar positif terhadap bawah sadar. Karena mereka sendiri seringkali memiliki program yg negatif, dan tidak menyadari pengaruh kata-kata mereka terhadap orang di sekeliling mereka).

    Prinsip dasar yg sedang saya bicarakan adalah BAWAH SADAR bekerja seperti kaca pembesar - membesarkan apa saja yg ada di bawahnya.
    Kita telah melihat sampai derajat mana BAWAH SADAR dapat membesarkan suatu sugesti, terutama jika diperkuat secara teratur (untungnya dapat bekerja ke arah lain - positif atau negatif - tergantung pada sugestinya).
    Tetapi kita harus ingat bahwa BAWAH SADAR adalah reaktif, dan menerima semua sugesti secara membuta, tidak pilih-pilih. Penerapan prinsip pembesaran ini adalah mutlak.

    Mulai saat ini dan seterusnya Kita harus dan mesti mengucapkan kata-kata positif agar orang di sekeliling kita juga semakin positif...
    Wajib bagi seorang HypnoTherapist mengucapkan kata-kata positif, dan memberikan sugesti positif kapanpun dan dimanapun.

    Open Panel

    Label

    Blogroll

    Labels