Showing posts with label Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Kehidupan. Show all posts

Tuesday, April 3, 2012

Tentang Pentingnya Rasa Syukur


Assalamualaikum kawanku. .

Pertama, saya ucapkan besar-besar kehadirat Allah berserta Rosul yang senantiasa Menerangi Hidup dalam setiap kehidupan yang ada, tetunya berkat KaruniaNya kita dapat merasakan arti hidup yang sesungguhnya, tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Guru saya Pak Edi selaku Guru Besar NAQ DNA yang sangat istimewa dalam mengajarkan setiap setiap ilmu dengan begitu ikhlasnya,

Pertama arti kata Ikhlas yaitu pasrah, dengan kata lain selallu pasrah serta bersyukur kepada Allah dengan apa yang telah diberikan, Rasa Syukursangat penting dalam setiap apa yang kita peroleh dan kita dapatkan, dengan rasa syukur kita dapat membuat hidup kita semakin tenang dari sebelumnya,

Kawanku yang sangat spesial, tentunya kita tak lepas dari sesuatu masalah dalam hidup kita, mungkin itu urusan berat, sedang, dan ringat, dengan menerapkan Ilmu Ikhlas dan Rasa Syukur kita dapat menjadikan setiap masalah sebagai anugrah dari Allah untuk terus menjadikan kita lebih dewasa serta lebih kuat dalam menghadapi setiap masalah yang ada. .

Sahabatku yang sangat Luar biasa, saya menerapkan Ikhlas dan Rasa Syukur di dalam kehidupan saya, sungguh sangat - sangat luar biasa. kehidupan saya semakin damai, semakin tentaram dan jauh dari kerisauan duniawi. dengan terus Bersyukur kepada Allah dari apa yang kita dapatkan kita terus merasakan arti Kehidupan yang sebenarnnya, dari bersyukur saya bisa merasakan bahwa sebuah kegagalan menjadi NILAi berharga Untuk Kita. .

Kawanku yang Budiman, Setiap apa yang kita dapatkan untuk hari ini "Ucapkan Syukur kepada Sang Maha Pemberi"

Ini Adalah manfaat rasa syukur :
Rasa syukur membuat hidup kita indah,
Rasa syukur membuat yang sedikit terasa cukup,
Rasa syukur mengubah apa yang kita miliki menjadi cukup dan berharga,
Rasa syukur mengubah masalah yang kita hadapi menjadi hikmah yang bernilai,
Rasa syukur mengubah makanan biasa terasa menjadi istimewa,
Rasa syukur dapat mengubah rumah yang sempit terasa lapang
dan nyaman,

Rasa syukur mengubah kegagalan menjadi pelajaran berharga,

Rasa syukur mengubah kekeruhan suasana menjadi kejernihan,
Rasa syukur membuat sesuatu yang tidak enak menajdi enak,
Rasa syukur membuat sesuatu penolakan menjadi penerimaan,
Rasa syukur dapat mengubah rasa benci menjadi kasih sayang,
Rasa syukur membuat kedamaian di hati kita,
Rasa syukur menjadikan hari ini terasa damai,
Rasa syukur membuat masa lalu menjadi kenangan, masa depan
adalah harapan,
Ternyata rahasia membuat hidup indah itu hanya rasa syukur
dalam hati,

"Ya Allah bantulah aku untuk dapat mengingat-Mu, bersyukur atas nikmat-Mu dan beribadah kepada-Mu dengan baik." Amin...

Kawan-kawan yang sangat istimewa,
Coba Setiap Bagun tidur dan setiap saat tarik nafas panjang dan hembuskan dengan tersenyum dan "Ucap Terima Kasih Kepada Allah" dan mulai Rasakan Kesegaran Mualai Wajah samai kaki. . rasakan kedamaian yang sangat luar biasa dari setiap pemberian yang di berikan oleh-Nya. . rasakan betapa besar karunia yang di Dia Berikan. . . .

"Ya Allah bantulah aku untuk dapat mengingat-Mu, bersyukur atas nikmat-Mu dan beribadah kepada-Mu dengan baik."



Saturday, March 10, 2012

WARNA AURA


Misalkan Anda akan menjual barang-Anda berharap. Anda menunggu saat yang tepat untuk memutuskannya. Anda akan memancing lawan jenis Anda. Anda sedang menunggu kesempatan terbaik supaya ia menerima saran Anda dengan ramah dan terbuka.

Anda bisa menentukan saat-saat baik seperti di atas bila Anda dapat melihat aura manusia. Orang-orang metafisik bertingkat tinggi dapat melihat aura. Aura ini bentuknya seperti awan yang terdiri atas sinar setebal beberapa sentimeter dari permukaan badan dan dapat berubah warnanya setiap waktu.

Warna pada aura itu menunjukkan keadaan orang yang memilikinya:
* Merah
Emosi tinggi. Orangnya sedang marah atau sedang bernafsu seks.
* Orange
Cenderung suka bergaul. Suka bekerja bersama orang lainn. Mencari perlindungan dalam aktifitas kelompok.
* Kuning
Seorang cerdas/intelek. Lebih menyukai pekerjaan mental daripada melakukan pekerjaan fisik.
* Hijau
Ketenangan, dengan kekuatan. Ini merupakan warna materialisme - mencari kekayaan dan memperhatikan kesehatan.
* Biru
Warna spiritual, biasanya menunjukan orang yang hati-hati dan baik budi.
* Ungu
Akhir warna dari spektrum ini menunjukkan adanya misteri dalam dirinya. Ini adalah orang filsuf, penyair, dan pengkhayal kosong.

7 Merancang GOAL


“Kesuksesan berawal dari mimpi”. Seringkali kita mendengar perkataan tersebut. Benarkah demikian? Banyak yang salah kaprah sehubungan dengan perkataan tersebut, kita bermimpi untuk mencapai sesuatu akan tetapi kita tidak memiliki peta untuk menuju ke sana. Lalu peta apakah yang dapat mengantar kita kesana? Jawabannya adalah Goal (tujuan).

Goal seperti peta harus lengkap, tertulis dan focus. Melalui artikel ini saya akan memandu langkah demi langkah untuk membuat sebuah peta menuju mimpi Anda.

Langkah 1. Pastikan Goal tersebut adalah sesuatu yang diinginkan, bukan hanya sekedar terdengar luar biasa dan pastikan Goal tersebut sesuai dengan nilai dan kepercayaan Anda.

Langkah 2. Pastikan Goal satu dengan yang lainnya tidak berbenturan.

Langkah 3. Buat sebuah Goal yang akan memberikan pengaruh baik kepada semua aspek kehidupan Anda.

Langkah 4. Tulis Goal Anda dengan tulisan positif. Tulis semua yang Anda inginkan bukan yang Anda tidak inginkan. Apa yang ditulis oleh Anda akan berupa instruksi kepada pikiran bawah sadar Anda dan pikiran tersebut tidak membedakan mana perkataan baik atau buruk dan hanya menerima perintah saja. Semakin positif Goal nya maka akan mendapat hasil yang lebih positif.

Langkah 5. Tulis Goal Anda secara lengkap, tertulis dan fokus. Semakin lengkap dan fokus Goal Anda maka pikiran bawah sadar Anda akan lebih mudah menerima dan mengerti tujuan yang Anda inginkan.

Sebagai contoh Anda bisa bandingkan, pejamkan mata dan saya ingin Anda bayangkan mobil maka akan begitu banyak mobil yang terlintas dalam pikiran Anda dan kedua saya bekata Anda bayangkan sebuah mobil sedan warna silver dengan bentuk yang elegant dan pada saat Anda membuka pintunya terlihat kemudi dan kursi berbalut kulit warna coklat muda lalu terdengar suara mobil nya yang halus dan rasakan Anda berada dalam mobilnya begitu nyaman. Apakah Ada perbedaan? Itulah pikiran bawah sadar Anda.

Langkah 6. Arahkan senapan Anda ke bulan, kalaupun meleset minimal Anda menembak bintangnya. Pastikan Goal Anda cukup tinggi Anda raih.

Langkah 7. Tulis Goal Anda. Langkah yang terpenting adalah tulis Goal Anda. Dan apabila ada perubahan dalam Goal Anda pastikan kembali 7 langkah sudah dilalui dengan baik.

Selamat membuat peta menuju sukses Anda.

JADI JUARA


Menjadi Juara bukanlah memenangkan sebuah kompetisi ataupun mengalahkan yang lain...Menjadi Juara adalah MEMBERIKAN yang terbaik sehingga menjadi bermanfaat bagi siapa saja..
Program JADI JUARA merupakan sebuah metode pembentukan pola pikir positif bagi siapa saja, profesi apa saja dan dimana saja..selama bisa memberikan yang TERBAIK.

Program ini menggunakan pendekatan Hypnosis, dengan cara mendefragmnent file file dalam otak sehingga tersusun rapi kemudian menghapus file file yang dianggap tidak perlu..dengan demikian akan tersusun file rapi dan diperlukan dalam membentuk program JADI JUARA..

mari sama sama kita sadari, bahwa dengan menJADI JUARA bukanlah berbicara tentang persaingan, menang kalah NAMUN berkaitan dengan MEMBERIKAN YANG TERBAIK..

Jika kita tau siapa diri kita,darimana berasal,untuk apa hidup didunia,setelah itu mau kemana lagi melangkah/melanjutkan hidup,rasanya jika tiap diri ini sadar akan semua hal itu tak akan banyak kita temui keluh kesah dalam menjalani kehidupan ini.

Kehidupan ini sendiri adalah pemberian dari Sang Maha Pemberi. Saat kita dilahirkan ke dunia ini, kita pun mendapat pemberian kasih sayang dari orang tua. Bayangkan jika kita lahir tanpa ada orang yang memberi kasih sayang itu, niscaya kita tak kan ada sampai saat ini. Semua hal yang kita manfaatkan dalam hidup ini adalah pemberian(taken for granted). Apa yang diberikan itu tanpa pamrih. Tanpa mengharap balasan.
Saat ini kita telah dewasa, atau lebih dari kata dewasa itu sendiri. Sudah saatnya untuk tidak hanya menerima, tapi memberi. Memberi apa yang kita punya dan kita sanggup untuk memberikannya. Tidak perlu muluk-muluk, hal-hal yang sederhana saja. Memberikan senyuman ke orang yang berpapasan dengan kita, memberikan kasih sayang dan perhatian ke orang tua kita. Membuatkan minuman mungkin, memberikan salam saat pergi ataupun pulang, atau juga memberikan ciuman di tangan beliau.

Adanya kehidupan kita saat ini tidaklah secara tiba-tiba, dan tidaklah dengan sendirinya tanpa ada tanpa campur tangan orang lain. Orang-orang disekeliling kita sangat berperan akan keberadaan kita. Tapi mengapa banyak yang tidak menyadarinya? Oleh karenanya, saatnya untuk memberi.

Banyak hal yang ingin kita capai,seperti pekerjaan,cita-cita,jodoh kita dan lain sebagainya,sebelum kita dapatkan harus ada perjuangan, yakni tenaga ,pikiran dan waktu. Ada pepatah berilah, maka kau akan menerima lebih. Hal ini bukan berarti apa yang dilakukan adalah berpamrih, mengharapkan imbalan. Memberi merupakan tolak ukur kesadaran dan keikhlasan. Jika memberi dengan diiringi keinginan untuk suatu balasan, dan penerima pun mengabulkannya, maka itu bukanlah pemberian yang utuh. Namun sebuah negosiasi. Negosiasi berkutat antara untung dan rugi. Bukan lagi mendasarkan pada hati nurani.

Setiap pemberian pasti ada balasannya, akan dilipat gandakan. Jika anda tidak percaya, cobalah dan lakukanlah. Lihat dan hitunglah dengan objektif. Balasan itu tidak hanya berupa nominal angka mata uang, tidak juga barang, namun juga bisa berupa hadirnya kesempatan, terjaganya kesehatan, bertambahnya ilmu pengetahuan dan masih banyak lagi manfaat yang didapatkan. Belum lagi bertambahnya pahala.

Jika tiap orang sadar dan faham arti memberi ini,mungkin tidak akan kita temukan istilah pelit, sengsara atau miskin. tiap orang yang sadar hidupnya adalah pemberian akan memberikan lagi kepada orang lain baik itu moril atau materil. Kembali kepadanya dalam bentuk lain, sehingga seperti sebuah siklus..

JADIlah JUARA agar kita mampu memahami makna dari MEMBERI..

Saturday, February 18, 2012

Menunggu Keberuntungan atau Menciptakan Keberuntungan?

Soma dan Joyo adalah dua orang kakak beradik pemburu yang tinggal dipinggir hutan. Keduanya sangat rukun dan saling menyayangi satu sama lain, apalagi semenjak kedua orang tua mereka meninggal dunia. Kadang-kadang mereka berdua berburu bersama, tetapi kadang-kadang salah satu dari merekalah yang masuk ke hutan untuk berburu.

Pada suatu hari, karena persediaan makanan sudah habis, maka Soma berinisiatif untuk masuk hutan guna berburu. Maka ia berpesan pada Joyo untuk menyiapkan bumbu-bumbu serta api untuk masak. Joyo tertawa, "Ah...Abang... memang Abang bisa tangkap buruan dalam waktu singkat? Kok, sudah minta disiapkan api segala..." Tapi Soma yang wataknya sangat optimis dengan kemampuan dan keberuntungannya dengan sigap menjawab," Dik... lihat saja nanti... tak sampai tengah hari aku pasti pulang bawa buruan!"

Maka pergilah Soma masuk kedalam hutan, sekitar setengah jam dia berjalan, tiba-tiba saat menerobos semak-semak, ia hampir terperosok masuk lubang yang tersembunyi. Untung saja ia cepat-cepat berpegangan pada sebatang sulur sehingga tak jatuh. Ternyata lubang itu tak dalam tapi cukup curam dan berbatu-batu dasarnya. Soma benar-benar merasa beruntung karena ia selamat, kalau tidak ia pasti akan mengalama cidera. Saat diperhatikan lagi lubang itu, ternyata ada seekor rusa muda yang patah kakinya karena terperosok dalam lubang itu.

Maka Soma-pun turun perlahan-lahan ke dalam lubang itu. Dihampirinya rusa itu, dilihatnya cedera rusa itu sangat parah. Melihat itu, maka Soma-pun segera menyembelih hewan malang itu. Dan dengan hati-hati diangkatnya bangkai rusa itu naik untuk kemudian dibawa pulang.

Sesampainya di rumah ditunjukkannya hasil buruannya pada Joyo, adiknya. Dan dengan bangga diceritakannya keberuntungan yang menghinggapinya sehingga bisa mendapatkan daging rusa muda yang jadi kegemaran mereka. Maka hari itu pula kedua saudara itu berpesta dan tak lupa membagi daging yang ada pada tetangga-tetangganya. Dan tetntu saja tak lupa Soma menceritakan tentang keberuntungannya itu.

Saat malam telah tiba selepas menyantap daging gulai rusa, kedua bersaudara itu bercakap-cakap. " Dik.... besok kita ke lubang lagi. Aku yakin pasti ada rusa yang terjebak lagi disana." Adiknya jadi ragu, " Kak... belum tentu kan ada rusa yang terperosok lagi...." Soma hanya tersenyum mengejek," lihat saja besok.... kau tahu kan aku punya keberuntungan lebih dari kamu... jika besok di lubang itu ada rusa lagi... maka tugasmulah memanggul dan memasaknya yaaa."

Keesokan harinya kedua bersaudara itu masuk hutan, menuju ke lubang jebakan tempat Soma pertama kali menemukan rusa. dan benar kata Soma, dalam lubang itu ada seekor rusa yang lebih besar terjebak disana. Dan dengan jumawa maka di perintahkan adiknya untuk mengambil rusa itu dan memanggulnya pulang serta memasaknya. Dan merekapun kebali membagi daging ke tetangga-tetangganya. Salah seorang tetangganya kebetulan sedang kedatangan sahabatnya seorang pedagang dari kota tentu saja merasa bahagia karena dia jadi bisa menyuguhkan hidangan nikmat untuk tamunya itu. Pada saat itu yang mengantar daging adalah Joyo, maka saat si tetangga masuk untuk memasak, secara basa-basi Joyo mengajak Pak Dul bercakap-cakap. Dia bertanya berbagai hal pada Pak Dul, terutama tentang barang dagangannya. Ternyata Pak Dul berdagang macam-macam, salah satunya adalah kayu wangi yang dibelinya dari sahabat yang tetangga Joyo itu. Tiba-tiba Joyo ada ide, " Pak Dul, apakah orang kota juga suka dengan hiasan kulit binatang? Kebetulan dirumah ada beberapa karena selama ini kami hanya makan dagingnya saja." Pak Dul berfikir sejenak, " Emmm... coba bawa kesini, aku lihat dulu." Maka Joyo-pun segera berlari pulang untuk mengambil kulit rusa dari rumahnya.

Soma, kakaknya tentu heran saat melihat adiknya terburu-buru pulang. Ia pun bertanya mengapa adiknya terburu-buru pulang. Dan Joyo menjawab, bahwa ia akan menawarkan kulit rusa itu pada Pak Dul seorang pedagang. Soma hanya tertawa melecehkan, katanya, " Ah buat apa jual kulit segala, dengan keberuntunganku, kita sudah cukup makan. Kalau kita butuh beras, kan tinggal tukar dendeng dengan beras pada Pak Tani." Tapi Joyo tak memperdulikan itu, dia mengambil kulit yang sedang dijemurnya dan dibawa lagi ke tempat pak Dul. Pak Dul menerima kulit itu, dan setelah mengamat-amati secara teliti kemudian tersenyum. Ternyata dia sangat suka dan dia tahu ada rekannya di kota yang mau membeli kulit itu dengan harga mahal. Maka segera dibayarnya harga kulit rusa itu. Tetntu saja Joyo senang. saat pulang ditunjukkan uang itu pada sang kakak. Tapi Soma tak memperdulikannya. Malah ia minta Joyo untuk besok ikut dia masuk kedalam hutan lagi menengok lubang jebakan itu.

Pada keesokan harinya, kedua bersaudara itu kembali masuk hutan menuju lubang jebakan. Memang ada seekor binatang yang terjebak disana, tapi hanya seekor merak. Soma menyumpah-nyumpah karena ia mengharap ada rusa lagi disana. Dan dengan marah berbaliklah ia pulang meninggalkan adiknya. Adiknya yang melihat merak itu tiba-tiba punya ide. Dia turun ke lubang jebakan, ternyata merak itu luka kakinya. Maka dibebatnya kaki merak itu, dan dibawanya pulang untuk dirawat. Ternyata merak itu cepat sekali sembuhnya. Dan dia pergi ke rumah tetangganya tempat Pak Dul menginap. Dan dia menawarkan merak itu pada Pak Dul. Tentu saj Pak Dul antusias, karena orang kota jarang sekali yang bisa memelihara merak. Itu adalah hewan yang sulit ditangkap dan harganya amat mahal. Dia tahu ada orang kaya yang suka memelihara binatang hutan. Dan pasti orang kaya itu mau membayar mahal untuk merak itu. Maka dibelinya merak Joyo dengan harga mahal.

Sekembalinya di rumah Joyo berfikir, jika hanya mengandalkan satu lubang jebakan dan juga keberuntungan Soma saja, maka hasilnya sangatlah terbatas bahkan tak bisa diandalkan pasti dapat hewan. Maka keesokan harinya ketika kakaknya mengajak dia masuk hutan untuk menengok lubang jebakan, Joyo menolaknya, ia lebih memilih membawa sebuah cangkul dan ia masuk hutan sendirian dengan tujuan yang berbeda dengan kakaknya. Ternyata di hutan Joyo menggali beberapa lubang jebakan, yang tak lupa pula diberi tanda supaya tak ada orang yang terperosok di sana.

Seharian ia menggali lubang-lubang itu. Setelah sore baru ia pulang. Teryata Soma sudah menunggunya sambil tersenyum. Ternyata keberuntungannya membaik, ada seekor rusa dan kancil yang tertangkap di lubang jebakan itu. Tapi Soma meninggalkan kancil itu, karena dia hanya mau daging rusa saja. dan diremehkannya apa yang dikatakan Joyo setelah Joyo menceritakan apa yang dilakukan di hutan dan untuk apa hal itu dilakukan.

Keesokan harinya mereka masuk hutan lagi, tapi tujuannya tak sama, Soma pergi ke lubang jebakan yang ditemukan sedangkan Joyo pergi ke lubang jebakan yang dibuatnya. Ternyata Soma merasa tak beruntung karena yang terjebak disana hanyalah ayam hutan. Sedangkan Joyo setelah melihat semua lubang jebakannya ternyata mendapat hasil. dari 5 lubang yang digalinya, ada dua yang berhasil memerangkap hewan. seekor kelinci dan seekor kera. Maka ia pulang membawa hasil buruannya pulang, berbeda dengan Soma yang hanya menginginkan rusa, maka ayam hutan itupun dibuangnya.

Suasana malam hari kedua saudara itu berbeda, Soma nampak jengkel sambil makan sate kelinci buatan adiknya, sedangkan Joyo nampak bahagia karena ia bisa makan lauk sate kelinci, ditambah lagi dia berhasil menjual kulit kelinci, walaupun dengan harga murah pada Pak Dul dan juga seekor monyet yang juga dijual padanya.

Saat tiba waktunya Pak Dul pergi ke kota, ia berpesan pada Joyo untuk mengumpulkan kulit ataupun hewan yang bisa dijual dan menunggunya kembali ke desa Joyo. Dia berjanji sebulan sekali akan kembali ke desa itu. Ternyata benar, sebulan kemudian, Pak Dul kembali sambil membawa beberapa orang teman pedagang. Dan Joyopun menjual apa saja yang menurut dia bisa dijual, bahkan bukan hanya hewan, tapi hasil hutan yang lain yang ditemui saat dia memeriksa lubang jebakannya. Ada kalanya ia temukan madu, ada kalanya damar dan lain-lain.

Lambat laun terjadilah perbedaan mencolok dari kedua bersaudara itu. Soma dengan segala keberuntungan yang diyakininya hanya terkadang saja mendapatkan rusa, sedangkan Joyo tak perduli apakah rusa atau hewan lain yang tertangkap, maka dia selalu berfikir bahwa keberuntungan tidaklah semata-mata ditunggu, tetapi bagaimana dia mencoba menciptakan sebuah kesempatan yang secara otomatis juga menciptakan keberuntungannya sendiri.

Saya sebagai penulis meminta maaf apabila ada yang ada diantara Anda adalah pecinta lingkungan hidup atau pecinta binatang karena saya seolah memberikan gambaran tentang perusakan lingkungan bagi para pembaca. Tetapi mohon ini ditangkap secara segi positifnya saja, dengan cara menelaah cerita ini dengan bijak. Banyak nilai yang terserak didalam cerita ini dan semoga bermanfaat terutama bagi saya pribadi sebagai penulisnya. Jika kita cermati, dalam cerita ini ada sebuah nilai dimana proses pembingkaian dan pembingkaian ulang sebagai bagian penting dalam menyikapi sebuah peristiwa.

Meraih Cita-cita dengan Do'a dan Kekuatan Hati, Pikiran dan Tindakan

Cita-cita adalah suatu keinginan yang kuat yang tertanam dalam hati dan pikiran manusia dan semaksimalnya diupayakan untuk diraih melalui amal/perbuatan. Do'a merupakan intisari dari ibadah dan juga senjata bagi orang yang beriman.

Di sisi lain Tuhan berfirman bahwa Tuhan itu tergantung prasangka hambanya. Jadi hal mutlak yang harus dilakukan adalah menjaga prasangka agar selalu baik (possitive thinking). Cita-cita yang baik bersumber dari hati dan pikiran yang baik.Hati mengatakan,"Aku ingin sesuatu (kehendak)." Kemudian pikiran menyatakan,"Bagaimana agar sesuatu itu tercapai?" Setelah ada beberapa opsi untuk meraih apa kata hati tersebut, maka barulah seluruh tubuh merespon dengan melakukan tindakan.

Sebagai makhluk yang beriman tentunya sangat yakin bahwa kita dapat melakukan apa saja yang kita kehendaki atas izin-Nya. Karena Dia-lah Sang Pengatur kehidupan. Berapa banyak usaha yang sudah dirancang sedemikian rapinya dengan segala perencanaan dan analisis yang baik, namun tidak berhasil dengan sempurna atau gagal sama sekali. Itu semua karena faktor "izin-Nya." Kadang-kadang kita meremehkan faktor "izin-Nya" tersebut. Kadang kita mengecilkan faktor "izin-Nya" tersebut. Dengan yakin kadang manusia mengatakan,"Pasti sukses 100% atau Pasti Sukses 99,9% dan hanya 0,1% saja faktor lainnya)

Hmmm...betapa arogannya manusia seperti itu. Kalau Tuhan berkehendak, semuanya bisa gagal atau hilang dalam sekejap. Oleh karena itulah kita harus senantiasa meminta izin-Nya setiap saat dalam hal ini dengan selalu berdo'a dan memohon padanya. Do'a merupakan bentuk permohonan, bentuk penyerahan segala urusan kita (sambil diusahakan secara maksimal) hanya kepada-Nya. Ketika do'a sudah kita panjatkan, kemudian kehendak kita sudah dikuatkan dan pikiran kita diluruskan, maka muncullah suatu cita-cita yang baik dan kuat yang siap dan dapat diraih oleh tindakan kita.

Intinya adalah manusia ini adalah hamba Tuhan. Jadi, layaknya seorang hamba harus senantiasa mengabdi pada-Nya dan selalu mohon izin dari-Nya dalam setiap gerak-gerik kita. Akhirnya selamat menggapai cita-cita, jangan lupa berdo'a dan kuatkanlah hati, pikiran dan langkah kita untuk segera merealisasikannya.

Semoga berhasil...selamat meraih cita-cita...sukses...sukses...dan sukses.

Thursday, February 16, 2012

Menggapai Kenikmatan Sholat dengan Hypnotherapy


Mengenal Hipnoterapi

Hipnosis dan hipnoterapi adalah ilmu yang semakin diterima di masyarakat pada tahun tahun terakhir ini, semakin jelas dengan menjamurnya buku-buku dan pelatihan yang bertemakan manfaat hypnosis dalam kehidupan. Namun masih ada sebagian dari masyarakat yang masih bertahan pada stigma negatif hipnosis yang mengakibatkan mereka menutup diri dan enggan mempelajari hypnosis, yang sebenarnya merugikan mereka sendiri dengan menutup diri dari sebuah pendekatan luar biasa terhadap pemrograman pola dan prilaku manusia ini.

Misalnya sebuah keyakinan di masyarakat bahwa hipnotis itu sama dengan sihir yang di gunakan untuk mempengaruhi pikiran orang lain atau bahkan diri sendiri yang diperoleh dengan berbagai metode yang sarat dengan upacara klenik, misalnya sesajian, membakar kemenyan, ramu-ramuan tertentu dan lainnya. Sudah sangat jelas perbuatan semacam ini bertentangan dengan syari’at Islam, bahkan pelakukan telah tergiring menuju jurang kesyirikan kepada Allah Ta’ala.

“Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin (syaitan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.” Lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia: “Ya Rabb kami, sesungguhnya sebahagian dari pada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami.” Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)” Sesungguhnya Rabbmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” (Qs. Al An’am: 128)

Ulama’ ahli tafsir menjelaskan bahwa jin dan manusia saling memanfaatkan. Jin memanfaat manusia dengan sesajian yang dipersembahkan oleh manusia untuk mereka. Sebaliknya manusia memanfaatkan jin dengan mendapatkan berbagai layanan istimewa yang diberikan oleh jin kepada para penyembahnya. (At Tamhid Syarah Kitab At Tauhid 374)

Namun hypnosis bukanlah seburuk yang pernah di bayangkan masyarakat, bahkan hypnosis adalah sebuah ilmu yang syarat dengan manfaat untuk membawa kemaslahatan bagi ummat.

James Braid adalah seorang dokter ahli bedah ternama dari Scotlandia yang hidup antara tahun 1795 -1860, beliaulah yang pertama kali mengenalkan istilah Hipnosis yang berasal dari kata “hypnos” menjadi “neuro-hypnotism” yaitu “tidur syaraf” merupakan nama dewa tidur orang Yunani yang digambarkan dengan sepasang sayap dan kepala. Meski pada perkembangannya beliau menyimpulkan bahwa kondisi hipnosis sangat berbeda dengan tidur. Karena sebenarnya seseorang yang berada dalam kondisi hipnosis sedang mengalami konsentrasi internal, kemudian merasakan kenyaman yang sangat dalam disertai suasana rilaksasi yang besar, sehingga secara kasat mata terlihat seperti seseorang yang sedang tidur. Istilah hipnosis sudah sedemikian mengakar di masyarakat, mengakibatkan upaya merubah istilah hipnosis menjadi istilah lain yaitu “monoideasim” yang memiliki arti terpusatnya satu perhatian pada satu ide menjadi tidak mudah.
Kondisi hipnosis itu adalah sebuah kondisi yang alami. Artinya sebuah kondisi yang sering kita rasakan dalam kehidupan sehari hari sejak kita bangun tidur hingga kita tidur lagi.

Namun begitu banyak kalangan praktisi dan pakar hypnosis yang mencoba mendefinisikan hypnosis diantaranya :

* Hypnosis adalah teknik atau cara mempengaruhi orang lain untuk masuk kedalam kondisi trance.
* Hypnosis adalah suatu kondisi seseorang mengalami konsentrasi internal sehingga sangat mudah untuk menerima sugesti/saran.
* Hypnosis adalah seni komunikasi memengaruhi seseorang dengan cara mengendalikan gelombang otak dari Beta menuju Alfa dan Theta.
* Hypnosis adalah sebuah kondisi dimana seseorang merasa sangat rileks atau sangat focus atau kombinasi keduanya sehingga semakin mudah untuk mengeksplorasi bawah sadar.
* Hypnosis adalah suatu kondisi pikiran dimana alam bawah sadar lebih terbuka untuk menerima dan merekan pengaruh, baik dari dalam maupun dari luar diri.

Semua definisi diatas benar, namun mari sementara kita gunakan usulan definisi dari U.S. Department of Education, Human services Division, yang mengatakan bahwa “Hypnosis is the by-pass of the critical factor of the conscious mind followed by the establishment of acceptable selective thinking” atau “Hypnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti”. Maka dengan definisi ini jelaslah perbedaan antara hypnosis dengan kondisi mental yang lain.
Sebuah kondisi disaat manusia merasakan keaadaan yang sangat nyaman dan damai didalam pikirannya, kemudian dalam kedamaian dan ketenangan pikiran inilah manusia menjadi semakin terbuka pikirannya untuk menerima nasihat, saran, pengaruh dan sejenisnya. Dalam dunia hipnosis lebih dikenal dengan istilah sugesti.

Manusia yang sedang berada dalam kondisi hipnosis relatif lebih mudah dan cepat menerima informasi, meningkat daya ingat dan daya pikirnya, yang didukung pula dengan semakin aktifnya potensi panca indera yang dimiliki manusia.

Jika seorang manusia semakin terlatih dan terbiasa untuk melakukan zikir, doa, sholat dengan penuh keshyukan maka sebenarnya telah menunjukan seseorang tersebut telah memiliki kemampuan yang sangat baik untuk masuk ke kondisi hipnosis, yaitu kemampuannya untuk menjadikan jiwanya senantiasa tenang dan senantiasa mudah untuk menjaga fokus pikirannya. Kondisi jiwa yang tenang (rileks) dan pikiran yang fokus ini biasa kita kenal dengan istilah khusyuk dan tuma’ninah, dan itulah kondisi hipnosis.

Hypnosis dan Penguasaan Pikiran Seseorang

Hypnosis bukanlah proses penguasaan pikiran seseorang. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa Hypnosis adalah fenomena yang pasti dialami setiap orang dalam keseharian. Artinya setiap orang pernah mengalami kondisi “hypnosis” tanpa melalui proses induksi minimal dua kali dalam sehari yaitu saat seseorang akan tidur saat seseorang merasa setengah sadar dan ketika bangun tidur dimana seseorang masih dikuasai rasa malasnya.

Dalam kondisi lain bisa Anda rasakan saat sedang mengendarai mobil atau sepeda motor di jalan raya, mungkin saat Anda akan berangkat dari rumah menuju kantor atau tempat lain, pada saat-saat tertentu tanpa Anda sadari pikiran Anda mengkhayalkan sesuatu yang lain, Anda tidak focus pada detil-detil jalan yang sedang Anda lalui, bahkan sering kali Anda sampai hafal dimana letak lubang yang harus Anda hindari, karena seringnya Anda melalui jalan tersebut, semua berjalan seolah olah otomatis, secara ajaib meskipun Anda seperti tidak memikirkan perjalanan Anda, tapi Anda bisa sampai di tujuan. Tahukah Anda? Bahwa ada sedang mengalami sebuah kondisi yang disebuh Highway Hypnosis atau hypnosis jalan raya.

Contoh lain, pernahkan Anda merasa kehilangan kaca mata, dan akhirnya anda tersenyum geli saat sadar ternyata kaca mata Anda berada diatas kepala Anda sendiri. Atau pernahkan Anda mencari kunci di atas meja, namun Anda tak menemukannya, tapi ada seseorang anggota keluarga Anda, bagai pesulap mengambil dan menunjukkan kunci dari meja yang sama. Saat Anda mencari dengan terburu-buru, Anda tidak dapat melihatnya. Tahukah Anda bahwa kondisi yang Anda alami termasuk sebuah kondisi hypnosis yang sangat dalam. Anda sedang mengalami sebuah kondisi yang di sebut Negative Visual hallucinations, jika dilihat pada sekala kedalaman hypnosis versi Davis – Husband maka Anda telah berada pada kedalaman ke 29 dari 30 kedalam hypnosis.

Begitu pula saat Anda menyasikan tayangan sinetron atau film, dalam keadaan tertentu Anda merasa marah dan sedih saat melihat sebuah perbuatan kasar seperti adegan pemerkosaan, padahal Anda tahu betul bahwa semua adegan itu adalah rekayasa dan akting belaka. Atau sama juga saat Anda membaca novel , karena asyiknya membaca seakan akan Anda masuk dalam cerita novel tersebut dan merasakan semua emosi sebagaimana yang dituangkan penulis tentunya.

Begitu banyak fenomena hypnosis yang kita alami dalam keseharian kita, karena itu rasanya kurang bijaksana jika ada yang menyimpulkan bahwa hypnosis adalah sebuah upaya penguasaan pikiran seseorang, pada kenyataannya hypnosis setiap hari Anda rasakan, dengan kemauan Anda sendiri, Anda tidak bisa dipaksa untuk menikmati film, atau membaca buku novel seperti yang dicontohkan, maka sama halnya dengan hypnosis Anda juga tidak bisa dipaksa untuk dihipnosis.

Kemampuan Untuk Memasuki Kondisi Hypnosis

Ada empat syarat yang perlu dipenuhi untuk memasuki kondisi hypnosis:

* Seseorang tersebut mau atau tidak menolak (secara sadar)
* Memiliki kemampuan kreatifitas dalam berimajinasi
* Memiliki kemampuan berkonsentrasi
* Memahami komunikasi

Pemahaman yang salah di masyarakat selama ini mengatakan seseorang yang memiliki keterbelakangan mental atau memiliki intelektual yang rendah mudah di hypnosis. Namun faktanya semakin cerdas seseorang maka semakin mudah memasuki kondisi hypnosis seperti mereka yang terbiasa berkonsentrasi ke internal (meditasi, doa, zikir dsb), terbiasa mengontrol diri sendiri, mudah merekayasa citra (VAK & GO), cenderung untuk lebih mudah memasuki kondisi Hypnosis. Justru seseorang yang memiliki keterbelakangan mental akan kesulitan untuk menerima informasi dan berkomunikasi.

Jika mengacu pada Stanford Hypnotic Susceptibility Scale (SHSS) secara umum kemampuan seseorang memasuki kondisi hypnosis dibagi menjadi tiga yakni 10% dari manusia masuk kategori mudah, 85% moderat dan masuk dalam kategori sulit hanya 5%. Dan kemampuan memasuki kondisi hipnosis seseorang dapat ditingkatkan dengan melakukan latihan.
Semakin terlatih Anda untuk memasuki kondisi hypnosis, semakin besar manfaat yang akan Anda dapatkan, diantaranya kemampuan Anda berkonsentrasi saat mengerjakan suatu tugas, begitu pula saat beribadah, sholat misalnya teramat sangat mudah bagi Anda untuk khusu’ dan tuma’ninah karena saat berada dalam kondisi hypnosis sebenarnya Anda sedang mengangtifkan kemampuan konsentrasi dan fokus (khusu’) serta merasakan tenang dan damai (tuma’ninah) dalam sholat Anda.

Manfaat lain ketika Anda semakin mudah memasuki kondisi Hypnosis, Anda bisa memprogram diri Anda untuk senantiasa bersemangat, antusias, membersihkan pikiran dan diri Anda dari semua hal negatif, bahkan Anda bisa melakukan proses penyembuhan untuk diri Anda sendiri.

Hypnotherapy dalam Sholat

Jauh sebelum hypnotherapy di gunakan sebagai alternatif pemberdayaan mental, hampir lima belas abad yang lalu islam telah mengajarkan kita tentang sebuah ritual yang memiliki pengaruh dahsyat terhadap pemberdayaan mental dengan menjadikan sholat sebagai therapy.

Di zaman Rasulullah dan para sahabat begitu banyak riwayat yang menunjukkan bahwa shalat dijadikan menjadi sebuah kegiatan yang sangat besar pengaruhnya untuk relaksasi dan mengistirahatkan pikiran.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad, dari Salim bin Abil Ja’d dari seorang laki laki dari kabilah Aslam, disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda agar Bilal memberitahukan kepada Rasulullah dan sahabat jika waktu sholat telah tiba,

Sabda Rasulullah :
“Wahai Bilal, istirahatkanlah kami dengan sholat!”

Dari riwayat diatas kita bisa fahami bahwa Rasulullah dan sahabat telah menjadikan sholat sebagai aktifitas mengistirahatkan mereka disaat mereka letih dalam kegiatan kegiatan mereka.

Dalam hadist yang lain yang diriwayatkan oleh Abu Dawut, Dari Sahabat Hudzaifah radhiyallaahu ‘anhu ia berkata,

“Jika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam merasa gundah karena sebuah perkara, maka beliau akan menunaikan sholat.”

Sahabat…

Betapa ritual sholat yang telah diajarkan Rasullah kepada kita teramat sangat besar dan luar biasa untuk kita jadikan sebagai terapi untuk mengatasi semua keluhan keluhan psikologis yang melanda kehidupan dan membebani pikiran kita. Rasa galau dan kegundahan dalam diri manusia seketika hilang dengan terapi sholat ini.

“Dan jadikanlah shabar dan shalat sebagai penolongmu, dan yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (Surat Al Baqarah: 45)

Tentu hanya sholat yang dikerjakan dengan khusyuklah yang memiliki daya terapi bagi fisik dan pikiran manusia, yaitu sholat yang dilaksanakan dengan niat berserah diri secara totalitas kepada Allah swt, kemudian menikmati gerakan demi gerakan dalam sholat dengan tenang, tentram, damai dan fokus.

“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang dalam shalatnya selalu khusyu’” (QS Al-Mu’minun : 1-3).

Gabungan dari kesadaraan akan ketenangan, ketentraman, kedamaian dan fokus dalam sholat ini yang saat ini disebut dengan istilah kondisi hipnosis (hypnosis state) atau dalam istilah lain dikenal juga dengan trance.
Orang-orang yang senantiasa menjaga sholatnya dalam kondisi khusyu’ biasanya akan membawa pengaruh kepada kondisi keteguhan mental dan produktifitas dalam keseharian mereka, antara lain yang bisa diperhatikan:

1. Mereka adalah orang orang yang senantiasa menjaga waktunya, sangat menjaga dirinya dari perbuatan dan perkataan sia-sia apa lagi bermaksiat
2. Mereka senantiasa dalam keikhlasan, tidak lagi terpengaruh mentalnya jika menerima pujian atau penghargaan, dipuji atau tidak dipuji, dicaci atau tidak dicaci sama saja. Tetap produktif.
3. Karena terbiasa memperbaharui wudhu terlebih dahulu untuk mensucikan diri dari kotoran atau hadats sebelum sholat, maka mereka menjadi orang orang yang sangat mencintai kebersihan.
4. Mereka menjadi orang-orang yang sangat disiplin karena terbiasa dengan konsistensi menjalankan sholat diawal waktu.
5. Senantiasa menjadi pribadi yang tenang dan damai saat menghadapi persoalan-persoalan kehidupan, karena telah terbiasa melatih diri menjadi tuma’ninah dalam sholat.
6. Mereka sangat terlatih menjaga dirinya dari berbuat hal hal yang keji dan membuat kerusakan, karena pribadi yang lembut dan terbiasa berfikir positif.


Perubahan gelombang otak dalam Sholat

“Dan tegakkanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah tindakan keji dan munkar” (QS Al-Ankabut/29:45).

Tentu kita pernah mendengar ada istilah STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan), hal ini sebenarnya adalah menunjukan bahwa seseorang yang sudah melaksanakan ritual sholat namun ternyata sholatnya belum mampu mencegah prilaku dari perbuatan yang keji dan mungkar. Mengapa hal ini terjadi? Karena seseorang yang hanya melaksanakan sholat namun jauh dari kehusyuan dan tuma’ninah. Maka tentu sholatnya tidak memberi dampak positif pada kehidupannya. Karena sesungguhnya dengan sholat yang terkonsentrasi secara khusyu, selain secara langsung terhubung kepada Allah, kekhuyuan tersebut juga bisa memperngaruhi sistem dan sumber daya dalam diri seseorang yang yang melaksanakan sholat.

Sebenarnya dalam tahapan tahapan sholat, mulai dari persiapan hingga kegiatan di akhir sholat telah sedemikian rupa disiapkan Allah untuk menjadikan sholat sebagai proses untuk mensugerti (memberi saran dan nasihat) pada diri agar senantiasa berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Apa yang sebenarnya terjadi pada pikiran kita saat kita sholat dengan khusyu dan tuma’ninah? Saat kita beraktifitas – bekerja misalnya, kita sering menggunakan gelombang otak Beta. Disaat gelombang otak kita Beta biasanya fokus pikiran kita ada 5-9 fokus dalam satu waktu. Bisa dipastikan jika kita sholat dalam kondisi otak kita masih berada di gelombang Beta akan sangat sulit, mengingat banyaknya fokus pikiran gelombang Beta ini. Dikarenakan kondisi gelombang otak yang belum siap melaksanakan sholat, maka tidak aneh jika saat baru mulai takbiratul ikhram, pikiran sudah mengembara kemana mana.

Marilah kita perhatikan bagaimana Allah menyiapkan tahapan sholat sebagai proses mengendalikan gelombang otak kita dalam mencapai kualitas ibadah yang terus meningkat.

Adzan (Beta ke Alpha)
Saat Azan berkumandangan mengapa kita diminta mendengarkan , memahami dan meresapi makna adzan? Bahkan kita di anjurkan untuk menjawab adzan yang berkumandang dengan sepenuh hati. Coba perhatikan dan rasakan makna ucapan kita, bayangkan diri kita sedang mendengarkan dan menjawab panggilan suci untuk menghadap Allah swt. Kemudian kita lanjutkan dengan do’a sesudah adzan, perhatikan perlahan lahan perasaan kita pasti berubah menjadi tenang, rasa nyaman dan rileks mulai kita rasakan. Inilah hikmah kita menyimak suara adzan, gelombang otak yang sebelumnya Beta saat kita bekerja, bergerak menjadi semakin renggang menuju gelombang Alpha, dimana pikiran kita menjadi terkonsentrasi pada satu fokus saja. Yaitu sholat.

Wudlu (Alpha ke Theta)

Wudhu adalah membasuh anggota badan tertentu dengan menggunakan air dingin untuk menghilangkan keringat luar agar kembali normal. Wudhu memberi manfaat yang besar kepada tubuh. Wudhu bisa melepaskan stress dan ketegangan dari setiap otot dan persendian ditubuh manusia. Dengan meniatkan berwudlu untuk menghilangkan kotoran yang melekat pada diri kita setelah bekerja misalnya dan mulai merasakan air menyentuh kulit kita serta bagian-bagian tubuh lainnya merasakan bahwa diri kita semakin bersih, semakin ringan dan semakin tenang bersiap menghadap Allah swt. Sedangkan suara gemercik air yang terdengar membawa pikiran kita semakin rileks, semakin tenang dan semakin dan semakin nyaman. Ini salah satu efek hypnotherapi lainnya dalam proses menyiapkan diri sebelum melaksanakan sholat. Karena gelombang otak mulai terkondisikan dari gelombang Alpha ke Theta.

Sholat (Theta)

Yang perlu diperhatikan saat usai berwudhu adalah menjaga agar gelombang otak yang telang terfokus tidak kembali pecah. Sering kali setelah seseorang berwudhu, saat melangkah ke tempat Shalat mereka masih berbicara sambil menunggu sholat di mulai. Akhirnya gelombang otak yang awalnya sudah mulai terkondisikan di Alpha atau bahkan Theta bisa bisa mejadi padat kembali frekwensinya ke gelombang Beta.

Perlu berlatih untuk merasakan langkah kita ke tempat sholat seakan kita semakin dekat untuk berhadapan dengan Allah swt. Kemudian saat mulai membca takbir, hal ini bisa digunakan menjadi induksi hypnosis agar kita bisa masuk ke kondisi yang lebih khusyu dan tuma’ninah lagi. Semakin rileks dan semakin nyaman. Gelombang otak di Apha dan Theta adalah gelombang yang baik untuk memberikan sugesti (saran, nasihat) pada diri. Dalam bacaan sholat sebenarnya banyak sekali terkandung sugesti positif pada mindset kita. Saat kita melantunkan bacaan sholat kita mestinya semakin berkualitas kondisi trance sholatnya. Hingga selain sholat khusyu kepada Allah , juga sholat benar-benar berpengaruh pada pikiran kita.

Dzikir/Wirid (Theta ke Alpha)

Mengapa usai melaksanakan sholat kita dianjurkan untuk tidak terburu-buru untuk beranjak pergi. Sebenarnya ada hikmah tersendiri dibalik anjuran ini. Bahwa sesungguhnya dengan merasakan dengan kesadaran keberadaan kita usai melaksanakan sholat, dengan berdzikir/wirid, disaat yang sama kita sedang melakukan proses tahapan trance yang lain. Untuk menyiapkan diri kita untuk berdoa, mengawali doa dengan wirid adalah sebuah persiapan yang baik untuk menyiapkan pikiran kita semakin mudah memvisualisasikan doa kita, karena hati dan pikiran telah terkondisikan saat melakukan wirid.

Berdo’a (Alpha ke Beta)

Saat berdoa kondisi gelombang otak disiapkan untuk menguatkan visi yang terlantun dalam kalimat-kalimat yang diucapkan. Di saat yang sama kita juga sedang melakukan auto sugesti kedalam diri sendiri. Karena doa adalah penajam visi. Selain langsung tersambung ke Allah, doa juga mampu menyiapkan seluruh sumber daya kita agar bisa menjalani hidup yang berkualitas.

Dalam hadist qudsi Allah berfirman :

“Sesungguhnya Aku sesuai dengan persagkaan Hamba-Ku”

Maka perasaan kita, doa kita, dan persepsi kita dalam doa adalah sebuah penyebab bagaimana nasib kita setelah melaksanakan sholat. Usai berdoa, fokus pikiran yang tadinya hanya pada diri. Maka mulai sekarang dapat kembali keluar menuju gelombang Beta, hingga bisa otak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Semakin bersemangat usai sholat seharusnya. Karena sholat adalah proses terapi mental yang dahsyat.

Dengan memaksimalkan kehusyuan dan rileks dalam sholat, mudah-mudahan sholat kita berhasil menjaga diri kita dari segala perbuatan keji dan mungkar.

Hipnosis dan Taraf Kesadaran

Kesalah fahaman tentang khusyu’ telah mempersulit manusia untuk betul betul menjadi khusyu’. Anggapan bahwa jika seseorang khusyu dalam sholat maka mereka secara otomatis terisolir dari dunia luar, hilang kesadaran akan lingkungan sekitar adalah tidak benar.

Rasulullah SAW saja saat sholat masih bisa mendengar tangisan anak bayi dibelakang, sehingga beliau mempercepat sholatnya.

Dalam melakukan aktifitas sehari hari Anda juga bisa mengetahui sejauh mana taraf kesadaran Anda dan bagaimana memanfaatkannya untuk peningkatan kualitas hidup. Agar lebih mudah dipahami kita misalkan saja Anda sedang melakukan olah raga seperti sepak bola. Anda bisa memperhatikan saat Anda melakukan aktifitas tersebut dan mengalaminya secara langsung dengan fungsi intelektual normal sehingga pikiran Anda mampu melakukan analisa dan mengkritisi setiap apa yang terjadi sepanjang aktifitas Anda bermain bola.

Kemudian ciri kedua dari kesadaran adalah fungsi reflex Anda yang masih normal, Anda bisa dengan mudah merespon informasi yang diterima oleh pancaindra Anda, saat bola menyentuh kaki Anda maka Anda dengan cepat bisa mengendalikan diri Anda agar menendang bola tersebut kepada pemain lain. Apa yang sedang Anda alami adalah sebuah kondisi yang selama ini dikenal dengan kondisi sadar.

Berbeda jika Anda mulai masuk kedalam kondisi hipnosis yaitu disaat Anda melamun dan membayangkan sesuatu. Jika pada contoh di atas Anda sedang mengalami bermain boleh secara langsung. Dalam kondisi hipnosis yang ringan Anda secara fisik dan mental tidak sedang bermain bola, bisa saja Anda sedang duduk atau bahkan sedang tiduran. Kemudian Anda mulai membayangkan, menggunakan imajinasi Anda bahwa saat ini seolah-olah Anda sedang bermain sepak bola.

Secara fisik Anda tidak sedang bermain bola, namun imajinasi Anda memikirkan seolah olah Anda sedang bermain bola. Saat Anda melamun biasanya ada beberapa ciri-cirinya yang bisa di perhatikan sebuah kondisi fisik dan mental yang berbeda dengan kondisi sadar.

Saat Anda melamun dan memikirkan atau menghayal akan sesuatu kegiatan secara fisik tubuh Anda berubah menjadi semakin relaks dan Anda bisa merasakan kenyamanan dan menikmati hayalan Anda.
Jika Anda perhatikan keluar dan masuknya nafas Anda, saat Anda berada dalam kondisi hypnosis yang ringan yang paling sederhana Anda bisa perhatikan adalah perubahan pola nafas Anda yang dalam kondisi sadar awalnya barang kali bisa lebih pendek dan cepat perlahan lahan mulai melambat dan teratur.

Kemudian saat Anda berhayal fokus pikiran Anda pun mulai berpindah jika Anda dalam keadaan sadar, focus pikiran Anda bisa terpecah menjadi lima bahkan sampai sembilan fokus diluar diri Anda, namun dalam kondisi hipnosis ringan Anda bisa memperhatikan bahwa sekarang Anda mulai masuk kedalam diri Anda sendiri. Fokus pikiran Anda perlahan berubah hanya terarah ke satu titik konsentrasi yaitu diri Anda sendiri.

Kemudian perhatian Anda semakin terarah kepada kegiatan yang sedang Anda bayangkan, pembicaraan, atau kejadian apapun, yang mungkin atau pun tidak mungkin. Saat Anda berada dalam kondisi hipnosis ringan dalam contoh di atas Anda sedang membayangkan sedang bermain sepak bola. Maka imajinasi Anda bisa saja menciptakan bentuk bentuk warna apapun yang Anda inginkan. Mungkin Anda ingin membayangkan Anda adalah salah satu pemain tim sepak bola terbaik di dunia, atau barang kali Anda ingin merubah bola yang berwarna putih menjadi bola berwarna hijau dan terbuat dari jeruk. Apapun bisa terjadi dalam hayalan Anda. Dan saat hayalan Anda melakukan tugasnya, sering kali faktor kritis Anda mulai beristirahat. Ini dibuktikan dengan sesuatu yang sebenarnya tidak ada dan tidak mungkin terjadi namun semua menjadi ada dan mungkin terjadi dalam pikiran Anda.

Begitupun yang terjadi dalam sholat Anda, yang terjadi adalah kondisi Anda yang sangat sadar namun pikiran Anda bisa berimajinasi membayangkan seakan akan Allah sedang menyaksikan Anda sedang sholat. Pikiran sadar Anda menghitung jumlah rakaat sholat dan membaca bacaan sholat sementara perhatian Anda bisa merasakan bahwa Anda sedang berdialog denga Allah dalam sholat Anda.

Wallahu’alam.

Tuesday, February 14, 2012

Senyum adalah selfhypnotherapy yang dahsyad

  • Senyum
  • Berapa banyak permasalahan yang timbul karena kita bermuka masam,sinis,murung...?
  • Berapa banyak penyakit yang timbul karena kita cemas,takut, sedih....?
  • Berapa banyak perselisihan dan benturan fisik yang timbul karena keangkuhan dan kesombongan....?
Saudaraku mari kita hirup udara dalam2 sampai memenuhi rongga perut... tahan sejenak...dan sambil terSENYUM hembuskan...sampai habis..ulangi beberapa kali.. APA yang anda rasakan.Banyak tradisi yang mengajarkan dengan tersenyum kita akan merasakan kedamaian.

Ketika kita tanpa sengaja atau munkin kita sengaja menginjak kaki orang lalu kita melotot,memasang wajah sangar dan sinis..apa yang terjadi...?

Bandingkan dengan kejadian yang sama namun dengan sikap yang berbeda ...kita tersenyum tulus dan meminta maaf...?!

ANDA dapat BAYANGKAN dan RASAKAN...

Berapa banyak kedamaian yang dapat kita berikan hanya dengan SENYUMan
Berapa banyak benturan2 yang terhindarkan dengan SENYUMan
Berapa banyak sakit yang dapat terobati hanya dengan "santai ,pasrah ,SENYUM".
Dan masih banyak lagi kebaikan2yang ada dalam senyuman....
Walaupun orang gila juga selalu tersenyum .....
Anda akan jauh lebih awet muda dengan sering tersenyum dari padia murung..
Energi senyuman anda sangat bermanfaat untuk semesta..

Mulailah TERSENYUM dengan HATI saat ini dan untuk semua...(...he...he...he..)
Karena tersenyum adalah sedekah yang paling mudah dan murah

SIAPAKAH ANDA??


Fikiranku melayang kembali keruangan balai mitra dihotel Tiara pada hari Jumat 14 oktober 2011 diacara Life Revolutionnya pak TDW, disaat itu sedang ada mater "SIAPA AKU", pertanyaan itu mulai ditanyakan pak Tung ke para peserta, "SIAPA ANDA", satu persatu peserta menjawab, ada yang mengatakan saya adalah manusia, saya adalah x (menyebut namanya) dan yang menarik ketika pertanyaan itu ditanyakan ke salah seorang peserta yang lain, peserta itu menjawab bak gerbong kereta api, panjang banget, kurang lebih dia mengatakan identitasnya selama 3 menit, " saya adalah x (namanya sendiri) yang juga sebagai pribadi yang tangguh, kerja keras, tidak sombong, memiliki keluarga harmonis, cinta keluarga dan bla-bla-bla " spontan ruangan kelas jd tertawa. wow. dahsyat bangeet ni anak, ketika ditanyakan kenapa kamu menjawab begitu, dia bilang karna pernah mendengar acara pak Tung di Radio dan mendapatkan manfaat ketika mengikuti ajaran itu, JOSS Banget ya ", nah, TAUkah anda Bahwa Identitas Diri begitu penting dalam diri kita? Dr Ibrahim Elfiky motivator terkenal di amerika mengatakan bahwa Ketika kita "membisikkan" siapa kita kedalam diri maka Akal/Fikiran akan mengirimkan Sinyal-sinyal perasaan yang akan diantarkan keseluruh tubuh.

Mari kita ambil contohnya, Saya mengIdentitaskan diri saya sebagai "Dokter", lalu ketika ada orang lain yang mengatakan bahwa Dinno dokter baik maka otomatis perasaan saya akan merasakan senang, begitu juga sebaliknya, ketika dikatakan bahwa dinno dokter yang buruk maka perasaan kesel/marahlah yang timbul. namun kalimat baik maupun buruk yang dilengketkan ke hal yang bukan identitas tidak akan berpengaruh keperasaan saya, contoh, eh kamu dinno, kamu tu Mandorr yang GUUOBLOK, otomatis kita gak akan merasakan feel marah, walaupun intonasi setinggi apapun, bentakan sekuat apapun yg dialamatkan kesaya pasti saya gak kan marah atau kesel, karna akal/fikiran saya tidak mengirimkan sinyal perasaan ketubuh untuk kata Mandor. nah begitulah kenapa kita mesti mengidentitaskan diri kita ke hal-hal yang memberdayakan, contohnya seperti yang disebutkan peserta tadi, misalnya saya adalah seorang yang pekerja keras, maka sinyal akan mengirimkan sinyal yang tidak nyaman ketika kita malas-malasan, begitu juga ketika kita mengidentitaskan diri kita sebagai anak yang berbakti kepada orang tua, maka perasaan Gak nyaman juga kan timbul apabila kita cuek dengan keadaan orang tua. Namun anehnya kebanyakan orang-orang diluar sana lebih " hoby" memberikan identitas ke dirinya ke Hal yang Tidak memberdayakan," saya ini pemalas, saya ini pemarah, saya ini selalu gagal" maka tubuh juga akan mengirimkan sinyal GAK nyaman apabila dirinya ingin bekerja keras, Pemaaf,Optimis dan membuat dia bertahan untuk identitasnya yang tidak memberdayakan itu.

nah, coba anda bayangkan kehidupan anda saat ini, apakah ada hal-hal yang selama ini mengganggu karir,jodoh atau kehidupan lainnya dikarenakan IDENTITAS anda? contoh "saya ni OB, atau saya ni wanita jelek dll " , nah sekarang Juga !!! yakinkan diri anda untuk menginstall IDENTITAS baru ke diri anda dan Pastikan itu digunakan untuk hal yang bermakna,lakukan seperti yang dilakukan peserta tadi,lakukan SEKARANG JUGA !!!!, IDENTITAS BARU KEHIDUPAN BARU, YOU KNOW YOU GET. www.dinnorilando.com

KARAKTERISTIK ORANG SUKSES


Waktu yang tersedia sangat terbatas untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupan. Pernah ada penelitian tentang bagaimana rata-rata orang yang mencapai usia 72 tahun menggunakan waktu mereka :
21 tahun untuk tidur
14 tahun untuk bekerja
7 tahun untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan
Kesehatan

6 tahun untuk makan
6 tahun untuk melakukan perjalanan
5 tahun untuk menunggu giliran
4 tahun untuk belajar
3 tahun untuk menghadiri pertemuan
2 tahun untuk menjawab telepon
1 tahun untuk mencari barang-barang yang hilang
3 tahun untuk kegiatan-kegiatan lainnya.

Umumnya orang tidak menyadari bahwa cara menghabiskan waktu adalah sesuatu yang sebenarnya dapat mereka atur. Kita dapat membedakan dua orang bukan dari banyaknya waktu yang mereka miliki, karena mereka sama-sama memiliki waktu 24 jam sehari, tetapi dari bagaimana mereka memanfaatkan waktunya.

Berikut ini adalah sebagian daftar karakteristik orang sukses secara singkat, yang mungkin dapat mengasah anda menemukan sejumlah prinsip kesuksesan bagi anda.

Optimisme
Orang-orang yang sukses menghadapi berbagai rintangan besar, seperti Nelson Mandela, Eleanor Roosevelt, mengaku bahwa apa yang membuat mereka mampu melalui masa-masa sulit adalah kemampuan untuk berfokus pada hal positif dan memiliki kemampuan luar biasa untuk menghadapi realitas yang sulit dengan menciptakan sifat optimisme yang keras hati.
Orang-orang yang optimis cenderung sukses karena harapan akan kesuksesan membuat mereka bekerja lebih giat.

Tujuan, Sasaran dan Visi yang Pasti
Sukses mensyaratkan pemusatan upaya (fokus). Sebagaian besar orang menyalurkan energi mereka pada terlalu banyak hal sehingga tak mampu menjadi orang yang menonjol, bahkan pada satu bidang sekalipun.
Agar bisa sukses, harus memiliki sasaran dan tujuan yang lebih tinggi dan mengejar realisasinya.


Kesediaan Bekerja
Orang sukses bersedia terlibat dalam pekerjaan yang membosankan dengan maksud untuk mencapai suatu cita-cita yang luar biasa. Dengan kerja keras, didapat pengetahuan tentang diri sendiri, dan hal itu tidak akan pernah terungkap bila anda malas.
Hukum kesuksesan adalah bahwa, begitu hal pertama tercapai, maka hal itu dapat menciptakan momentum yang membuat kesuksesan menjadi lebih mudah dipertahankan.

Disiplin
Kesuksesan abadi dibangun dari disiplin, bahwa anda harus memberikan perintah untuk diri sendiri dan mematuhinya. Seperti bunga berganda, awalnya membosankan, tetapi dalam jangka panjang hasilnya spektakuler.
Para pencapai sukses tahu bahwa sementara alam semesta dibangun dari kumpulan atom, kesuksesan dibangun dari menit-menit. Mereka menjadi penguasa yang ulung bila berkaitan dengan cara pemanfaatan waktu.

Banyak Membaca
Memperhatikan kebiasaan orang sukses, akan ditemukan bahwa mereka biasanya para pembaca yang hebat. Bila anda membaca tentang berbagai prestasi dari orang-orang yang anda kagumi, mau tak mau wawasan anda akan meningkat.
Keingintahuan dan kemampuan untuk belajar adalah hal yang vital untuk meraih prestasi, sesuai dengan pepatah yang menyebutkan, “Para pemimpin adalah pembaca”.

Mau Mengambil Resiko
Semakin besar resiko, semakin besar potensi kesuksesan. Tidak ada usaha, tidak ada yang bisa diperoleh. Mulailah berorientasi pada aksi (tindakan).

Penguasaan
Penguasaan dapat mengubah segala situasi menjadi bermanfaat bagi orang-orang sukses. Mereka adalah “tuan bagi jiwa mereka, kapten atas nasib mereka”.



Kutipan dari :
• 50 Success Classics; Tom Butler-Bowdon
• Strategi menuju Sukses; Jim Dornan & John C. Maxwell

Open Panel

Label

Blogroll

Labels